China akan gelar forum kerja sama antariksa dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia

Gambar hasil tangkapan layar yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center) pada 18 Januari 2024 ini menunjukkan wahana antariksa kargo China, Tianzhou-7, melakukan penambatan (docking) dengan kombinasi stasiun luar angkasa Tiangong. (Xinhua/Han Qiyang)
Forum Kerja Sama Antariksa China-Amerika Latin dan Karibia akan mencakup upacara pembukaan, forum utama, dan empat subforum yang membahas kontribusi infrastruktur antariksa terhadap pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, eksplorasi luar angkasa dan ilmu antariksa, pengembangan inovatif rantai industri antariksa, serta tata kelola global dan peningkatan kapasitas luar angkasa.
Beijing, China (Xinhua) – China akan menggelar forum kerja sama antariksa pertama dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia pada Hari Antariksa China yang akan datang, demikian diumumkan oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Rabu (17/4).Forum Kerja Sama Antariksa China-Amerika Latin dan Karibia, yang diselenggarakan bersama oleh CNSA, Kementerian Luar Negeri China, dan pemerintah Provinsi Hubei, akan digelar di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, dari 24 hingga 26 April, ungkap Wakil Direktur Departemen Rekayasa Sistem CNSA Lyu Bo dalam sebuah konferensi pers di Beijing.Forum tersebut akan mencakup upacara pembukaan, forum utama, dan empat subforum yang membahas kontribusi infrastruktur antariksa terhadap pembangunan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan, eksplorasi luar angkasa dan ilmu antariksa, pengembangan inovatif rantai industri antariksa, serta tata kelola global dan peningkatan kapasitas luar angkasa, imbuhnya.Hampir 90 delegasi dari 24 negara dan delapan organisasi internasional, termasuk para pejabat pemerintah serta industri, lembaga penelitian, dan perwakilan sektor swasta, akan menghadiri forum tersebut.Menurut Lyu, serangkaian acara, termasuk Konferensi Antariksa China, Forum Seni dan Budaya Antariksa China, serta pameran popularisasi ilmu antariksa, akan diselenggarakan di Wuhan untuk merayakan Hari Antariksa China yang jatuh pada 24 April.Para pejabat, akademisi, dan pakar dari lembaga pemerintah, Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), universitas, dan perusahaan di sektor antariksa, juga tamu asing dari 50 negara dan kawasan serta organisasi internasional akan berpartisipasi dalam acara tersebut.Selain serangkaian acara yang digelar di Wuhan, sekitar 500 kegiatan, seperti open day antariksa, kelas sains populer, kontes pengetahuan, serta pertukaran dan diskusi, akan diadakan di seluruh China.Dimulai pada 2016 lalu, China memilih tanggal 24 April sebagai Hari Antariksa China untuk menandai peluncuran satelit pertamanya, Dongfanghong-1, ke luar angkasa pada 24 April 1970.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

China tingkatkan kemampuan prakiraan dan pemantauan meteorologi
Indonesia
•
03 Aug 2024

Superkomputer Tianhe milik China duduki peringkat teratas Small Data Green Graph 500
Indonesia
•
28 Nov 2024

Penelitian ungkap Dataran Tinggi Qinghai-Xizang jadi kawasan penyerap karbon yang sangat penting
Indonesia
•
20 Aug 2024

Layanan pengiriman ‘drone’ China rambah pasar luar negeri
Indonesia
•
24 Dec 2024
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
