
Lebih banyak pertukaran budaya diharapkan pada perayaan Tahun Baru Imlek di Los Angeles, AS

Para pengunjung mencoba menulis kaligrafi China di sebuah festival Tahun Baru China yang digelar di Huntington Library, Art Museum and Botanical Gardens di California Selatan, Amerika Serikat, pada 10 Februari 2024. (Xinhua/Zeng Hui)
Festival Tahun Baru China yang berlangsung selama dua hari di Huntington Library, Art Museum and Botanical Gardens, Southern California, menampilkan tarian barongsai, pertunjukan mengubah wajah, demonstrasi seni bela diri, musik, serta pertunjukan seni dan kerajinan.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Serangkaian perayaan Tahun Baru Imlek digelar pada Sabtu (10/2) di Southern California, yang merupakan rumah bagi sebagian besar warga Amerika keturunan China di Amerika Serikat. Banyak orang mengatakan kepada Xinhua bahwa mereka mengharapkan lebih banyak pertukaran budaya antara kedua negara.Di Huntington Library, Art Museum and Botanical Gardens, festival Tahun Baru China yang berlangsung selama dua hari dimulai pada Sabtu (10/2) pagi waktu setempat, dengan menampilkan tarian barongsai, pertunjukan mengubah wajah, demonstrasi seni bela diri, musik, serta pertunjukan seni dan kerajinan."Sungguh luar biasa! Sangat indah!" ungkap Catherine dan kekasihnya Brandon, yang hanya menyebutkan nama depan mereka. Keduanya mengatakan bahwa mereka sangat tertarik dengan opera tradisional China yang ditampilkan di acara tersebut.Menyebutnya sebagai "kesempatan yang baik", mereka mengatakan bahwa pertunjukan tersebut memberi mereka perspektif lain tentang kebudayaan China dan keindahannya.Di USC Pacific Asia Museum, sebuah museum seni Asia di Pasadena, ribuan hadirin menikmati tarian tradisional barongsai, kaligrafi, dan pameran kerajinan tangan, serta pertunjukan yang menampilkan pakaian tradisional China (Hanfu).
Orang-orang menghadiri sebuah festival Tahun Baru China di Huntington Library, Art Museum and Botanical Gardens di California Selatan, Amerika Serikat, 10 Februari 2024. (Xinhua/Zeng Hui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sistem budi daya ginseng China masuk daftar warisan pertanian penting
Indonesia
•
13 Oct 2023

Pemerintah Australia berupaya bantu warganya dalam konvoi kemanusiaan yang ditahan Israel
Indonesia
•
04 Oct 2025

Jajak pendapat: Warga Australia tuntut perlindungan daring yang lebih ketat bagi anak-anak
Indonesia
•
01 May 2025

Lindungi warga dari ancaman gajah, Botswana luncurkan bus ‘elephant express’
Indonesia
•
25 Oct 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
