Studi baru ilmuwan China singkap evolusi awal mamalia

Gambar yang disediakan oleh Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi (Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology/IVPP) di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) ini menunjukkan fosil mamalia dari zaman Jura yang ditemukan di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (Xinhua/IVPP)
Evolusi awal mamalia mencakup dua perubahan morfologi dan fungsional yang penting dalam evolusi dari reptil ke mamalia.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah studi yang dipimpin oleh para ilmuwan China mengenai mamalia zaman Jura berhasil menyingkap evolusi awal mamalia, demikian menurut Institut Paleontologi Vertebrata dan Paleoantropologi (Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology/IVPP) di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Ada dua perubahan morfologi dan fungsional yang penting dalam evolusi dari reptil ke mamalia. Pertama, transformasi gigi dari yang sederhana menjadi kompleks untuk meningkatkan kemampuan makan. Kedua, transformasi sendi tengkorak mandibula menjadi kombinasi osikular telinga tengah untuk meningkatkan efektivitas pendengaran.Sebuah tim peneliti internasional yang dipimpin oleh IVPP melakukan studi terhadap fosil mamalia zaman Jura dari Daerah Otonom Mongolia Dalam di China utara dan Provinsi Yunnan di China barat daya, berhasil menyingkap evolusi paling awal dari gigi, telinga tengah, dan sendi rahang pada mamalia.Studi ini memberikan rantai bukti yang lengkap untuk evolusi telinga tengah mamalia, yang menjadi teka-teki bagi dunia, kata Mao Fangyuan dari IVPP.Hasil studi tersebut baru-baru ini dipublikasikan dalam dua makalah di jurnal Nature.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Peneliti China petakan akumulasi ‘bahan kimia abadi’ pada ikan laut hingga masuk ke tubuh manusia
Indonesia
•
20 Dec 2025

Perintah eksekutif Trump tentang AI batasi kewenangan negara bagian
Indonesia
•
13 Dec 2025

Sehelai rambut bisa buktikan kekuatan ikatan ibu dan anak
Indonesia
•
05 Feb 2026

Rusia luncurkan kapal pemecah es baru untuk perluas pengiriman Arktika
Indonesia
•
23 Nov 2022
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Hidrogen dan manufaktur hijau, kunci penting transisi energi rendah karbon
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026
