Ekspor minyak Arab Saudi jatuh ke rekor terendah 24 tahun, Selat Hormuz jadi sorotan

Foto yang diabadikan pada 28 Juni 2021 ini menunjukkan kawasan industri milik raksasa minyak Arab Saudi, Aramco, di Dammam, Arab Saudi. (Xinhua/Hu Guan)

Riyadh, Arab Saudi (Xinhua/Indonesia Window) – Ekspor minyak mentah Arab Saudi turun untuk bulan kedua berturut-turut pada April 2026, mencapai level terendah sejak Januari 2002, menurut data yang diperbarui pada Senin (22/6) oleh Joint Organizations Data Initiative (JODI).

Basis data itu menunjukkan ekspor minyak mentah Arab Saudi turun menjadi 3,986 juta barel per hari (bph) pada April dari 4,974 juta bph pada Maret.

Akibat blokade Selat Hormuz dalam perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, ekspor minyak mentah Arab Saudi anjlok lebih dari 30 persen pada Maret, turun dari 7,276 juta bph pada Februari, menurut basis data tersebut.

Data itu juga menunjukkan produksi minyak mentah Arab Saudi turun menjadi 6,316 juta bph pada April dari 6,967 juta bph pada Maret, yang juga menyentuh level terendahnya sejak Januari 2002, ketika JODI mulai mencatat data Arab Saudi.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait