
Legenda bola basket kelahiran Kongo Dikembe Mutombo wafat di usia 58 tahun

Mantan pemain NBA Dikembe Mutombo berpose untuk difoto di karpet merah dalam ajang NBA Awards 2017 di New York, Amerika Serikat, pada 26 Juni 2017. (Xinhua/Wang Ying)
Duta Global NBA sekaligus anggota Naismith Basketball Hall of Fame Dikembe Mutombo menginvestasikan jutaan dolar AS untuk kegiatan amal, termasuk membangun sebuah rumah sakit di RD Kongo untuk meningkatkan akses perawatan kesehatan bagi ribuan orang.
Kinshasa, RD Kongo (Xinhua/Indonesia Window) – NBA pada Senin (30/9) mengumumkan bahwa Duta Global NBA sekaligus anggota Naismith Basketball Hall of Fame Dikembe Mutombo, yang lahir di Republik Demokratik (RD) Kongo, meninggal dunia pada hari yang sama di usia 58 tahun karena kanker otak."Dikembe Mutombo merupakan sosok yang luar biasa," kata Komisioner NBA Adam Silver dalam sebuah pernyataan. "Di lapangan, dia adalah salah satu pemblokir tembakan (shot blocker) dan pemain bertahan terhebat di NBA. Di luar lapangan, dia mencurahkan segenap hati dan jiwanya untuk membantu orang lain." Mutombo dikelilingi oleh keluarganya, menurut pernyataan tersebut.Mutombo dianggap sebagai salah satu pemain bertahan dan rebounder yang paling dihormati di dunia basket. Dia dinobatkan sebagai Pemain Bertahan Terbaik (Defensive Player of the Year) NBA sebanyak empat kali, menyamai rekor Ben Wallace.Mutombo pensiun pada 2009 setelah membukukan 3.298 blok dan 12.359 rebound serta tampil dalam delapan pertandingan All-Star. Di tahun yang sama, dia ditunjuk sebagai duta global untuk NBA oleh komisioner saat itu, David Stern. Pada 2015, Mutombo dikukuhkan ke dalam Naismith Memorial Basketball Hall of Fame.Mantan bintang Houston Rockets ini juga sangat dihormati di luar lapangan atas pekerjaan kemanusiaannya di seluruh dunia. Mutombo menginvestasikan jutaan dolar AS untuk kegiatan amal, termasuk membangun sebuah rumah sakit di RD Kongo untuk meningkatkan akses perawatan kesehatan bagi ribuan orang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Lowongan guru meningkat, sekolah-sekolah di AS pekerjakan guru di bawah kualifikasi
Indonesia
•
27 Aug 2023

Kisah – Penjaga Ngarai Angsai saksikan perbaikan ekologis di China barat laut
Indonesia
•
26 Feb 2023

Kasus flu di Jepang naik ke tingkat peringatan dengan laju tercepat dalam 10 tahun
Indonesia
•
18 Dec 2023

Lonjakan migrasi ilegal ke Jerman cerminkan meningkatnya tantangan di UE
Indonesia
•
23 Aug 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
