
Lonjakan migrasi ilegal ke Jerman cerminkan meningkatnya tantangan di UE

Sejumlah pengungsi menaiki pesawat tujuan Jerman di Bandar Udara Internasional Athena di Athena, Yunani, pada 16 Oktober 2020. (Xinhua/Marios Lolos)
Angka migrasi ilegal ke Eropa kembali terpantau pada 2023 dengan kenaikan yang signifikan, dengan Jerman menjadi negara tujuan utama di Uni Eropa.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Kenaikan yang signifikan dalam angka migrasi ilegal ke Eropa kembali terpantau pada 2023, dengan Jerman menjadi negara tujuan utama di Uni Eropa (UE), demikian menurut laporan yang dirilis pada Rabu (21/8) oleh Kantor Kepolisian Kriminal Federal (BKA) Jerman.Dikatakan oleh BKA bahwa Badan Penjaga Perbatasan dan Pantai Eropa (Frontex) melaporkan sekitar 380.200 penyeberangan perbatasan ilegal di perbatasan eksternal UE/Schengen pada tahun lalu, yang mewakili angka tahunan tertinggi sejak 2016 dan menggarisbawahi tekanan yang kian meningkat di perbatasan Eropa.Dalam tren yang terjadi di seluruh UE ini, Jerman mencatatkan lonjakan yang sangat tajam. BKA melaporkan bahwa 266.224 individu diduga masuk dan berdiam secara ilegal di Jerman pada 2023, menandai kenaikan 33,4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.Mayoritas dari para migran yang memasuki wilayah Jerman ini berasal dari Suriah, dengan 54.207 kedatangan, diikuti dengan 35.732 kedatangan dari Turkiye, dan 35.370 dari Afghanistan. "Banyak individu ini mengandalkan penyelundup untuk memfasilitasi perjalanan mereka ke Jerman," menurut laporan itu, menambahkan bahwa sekitar 39.700 orang yang diduga diselundupkan diperiksa di perbatasan Jerman pada tahun lalu.Laporan itu juga menunjukkan kenaikan yang mengkhawatirkan dalam penyelundupan menggunakan kontainer. Jumlah kasusnya bertambah menjadi sekitar 1.200, sementara jumlah individu yang diselundupkan dengan cara disembunyikan di dalam kontainer melonjak hampir lima kali lipat menjadi sekitar 17.500."Operasi ini sering menggunakan kendaraan van yang dapat disewa dengan mudah, yang tidak membutuhkan izin khusus, menjadikannya cara yang lebih dipilih oleh penyelundup," kata BKA.
Sejumlah pengungsi menaiki pesawat tujuan Jerman di Bandar Udara Internasional Athena di Athena, Yunani, pada 16 Oktober 2020. (Xinhua/Marios Lolos)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – WHO sebut pandemik masih jadi kedaruratan kesehatan internasional
Indonesia
•
20 Oct 2022

Personel penjaga perdamaian PBB tewas di luar area operasi di Lebanon selatan
Indonesia
•
16 Dec 2022

Arsitektur kastil Spanyol terinspirasi dari karavanserai pelancong Iran
Indonesia
•
17 Jun 2022

Sekjen PBB desak Israel dan Hamas lakukan gencatan senjata, tunjukkan keberanian politik di tengah krisis
Indonesia
•
08 May 2024


Berita Terbaru

Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika
Indonesia
•
30 Apr 2026

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026

Afghanistan berisiko kehilangan 25.000 guru dan nakes perempuan per 2030
Indonesia
•
29 Apr 2026
