
Setelah lama dinanti, durian beku Indonesia tiba di pasar China

Seorang pedagang mengupas durian lokal untuk menunjukkan dagingnya kepada para pembeli di sebuah pasar durian di Desa Randulanang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah, pada 16 Februari 2025. (Xinhua/Bram Selo)
Durian beku Indonesia akan mendorong kerja sama China-Indonesia yang mendalam di bidang pengolahan makanan, rantai industri buah-buahan tropis, dan kerja sama perdagangan secara keseluruhan.
Fuzhou, Chia (Xinhua/Indonesia Window) – Bagi banyak penggemar durian di China, opsi terjangkau yang baru akhirnya muncul setelah lama dinanti, saat batch pertama durian beku asal Indonesia tiba di Fuzhou, Provinsi Fujian, China tenggara, pada Sabtu (29/11).Setelah pemeriksaan Bea Cukai Fuzhou, batch durian beku dari Indonesia tersebut, yang pertama kalinya tiba di China, langsung dikirim ke perusahaan pengolahan di kawasan Dua Negara, Taman Kembar (Two Countries, Twin Parks) China-Indonesia di Fuqing dan akan segera dijual di pasar-pasar di seluruh China.You Shijie, chairman Two Countries, Twin Parks (Fujian) Investment Development Co., Ltd., memaparkan batch durian Monthong beku ini, dengan berat mencapai 240 kilogram, berasal dari Pulau Sulawesi. "Permintaan China terhadap durian berkualitas tinggi terus meningkat. Kami langsung mengirim batch durian ini ke pasar sebagai persiapan untuk puncak musim panen di Indonesia, yang akan menawarkan banyak produk ke pasar China," kata You.China merupakan negara pengimpor dan konsumen durian terbesar di dunia, dengan volume impor durian sekitar 1,56 juta ton senilai hampir 50 miliar yuan. Selama ini, pasar durian China mengandalkan impor dari Malaysia, Thailand, Vietnam, dan negara lainnya. Masuknya durian Indonesia akan menjadi opsi lain yang memikat para konsumen.*1 yuan = 2.353 rupiahMenurut Zheng Miaoqian, staf Bea Cukai Fuzhou, kedatangan durian beku Indonesia akan mendorong kerja sama China-Indonesia yang mendalam di bidang pengolahan makanan, rantai industri buah-buahan tropis, dan kerja sama perdagangan secara keseluruhan.Dua Negara, Taman Kembar China-Indonesia juga menyajikan platform unggul bagi perkebunan-perkebunan durian di Indonesia dan berbagai perusahaan pengolahan di China untuk menjajaki kerja sama terpadu antara sektor perkebunan, pengolahan, dan penjualan. Serangkaian produk olahan, seperti kue dan es krim rasa durian, akan terus meningkatkan nilai tambah durian dari Indonesia, yang diperkirakan akan mencatatkan kinerja pasar yang meyakinkan di seantero China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Lowongan pekerjaan di AS melonjak pada September saat The Fed berusaha ‘dinginkan’ ekonomi
Indonesia
•
04 Nov 2022

FAO: Harga pangan global turun pada Januari 2025
Indonesia
•
09 Feb 2025

Inflasi tahunan Australia catat rekor tertinggi dalam 32 tahun
Indonesia
•
27 Oct 2022

Kenaikan tarif angkutan umum di Istanbul picu kemarahan publik
Indonesia
•
10 Jan 2024


Berita Terbaru

Investasi Rp1,25 triliun mengalir ke IKN, investor China mulai bangun kawasan terpadu
Indonesia
•
16 Jul 2026

Strategi pengelolaan limbah padat China cakup pengawasan digital hingga capai kota bebas sampah
Indonesia
•
15 Jul 2026

Era mobil BBM berakhir! Hainan resmi larang penjualan kendaraan bermesin bensin dan diesel mulai 2030
Indonesia
•
15 Jul 2026

Naik 73,4 persen! Mobil merek China kuasai 18 persen pasar otomotif Indonesia
Indonesia
•
15 Jul 2026
