
Durasi tidur warga Korsel menurun pada 2024

Para peserta berpartisipasi dalam kompetisi tidur di Seoul, Korea Selatan (Korsel), pada 18 Mei 2024. Sebuah kompetisi tidur diadakan di Taman Sungai Han Yeouido di Seoul pada Sabtu (18/5) untuk membantu warga bersantai dan merasakan asyiknya tidur siang di luar ruangan. (Xinhua/Yao Qilin)
Durasi tidur warga Korea Selatan tercatat mengalami penurunan untuk pertama kalinya pada 2024 di tengah meningkatnya jumlah orang yang mengalami kesulitan tidur.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Durasi tidur warga Korea Selatan (Korsel) tercatat mengalami penurunan untuk pertama kalinya pada 2024 di tengah meningkatnya jumlah orang yang mengalami kesulitan tidur, menurut data badan statistik yang dirilis pada Senin (28/7).Rata-rata durasi tidur harian bagi penduduk berusia 10 tahun ke atas mencapai 8 jam 4 menit pada 2024, turun dari 8 jam 12 menit pada 2019, menurut Statistics Korea.Penurunan ini merupakan yang pertama sejak data terkait mulai dikumpulkan setiap lima tahun sekali sejak 1999.Persentase penduduk yang mengalami kesulitan tidur mencapai 11,9 persen dari total populasi pada 2024. Angka tertinggi tercatat pada kelompok usia 60 tahun ke atas, yaitu sebesar 19,6 persen, diikuti oleh kelompok usia 50-an dan 40-an masing-masing sebesar 11,1 persen dan 8,2 persen.Data tersebut didasarkan pada survei terhadap sekitar 25.000 anggota dari 12.750 rumah tangga yang dijadikan sampel.Rata-rata jam kerja harian pada hari kerja bagi para pekerja penerima upah di atas usia 15 tahun mencapai 6 jam 8 menit pada 2024, turun dari 6 jam 23 menit pada 2019.Pada hari kerja, rata-rata karyawan pria bekerja selama 6 jam 36 menit per hari pada 2024, lebih lama dibandingkan dengan 5 jam 32 menit untuk rekan kerja perempuan mereka.Pada 2018, Korea Selatan memperkenalkan sistem jam kerja 52 jam per minggu, yang membatasi jam kerja reguler hingga 40 jam dengan maksimal 12 jam lembur.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Larangan medsos untuk anak di Australia sukses, pengguna turun 10 persen
Indonesia
•
31 Jul 2026

Feature – Pengungsi Gaza hadapi kekurangan kebutuhan sehari-hari saat musim dingin
Indonesia
•
22 Dec 2023

Sekjen PBB serukan persatuan dan harapan dalam pesan Tahun Baru
Indonesia
•
30 Dec 2023

Makin banyak sekolah di AS larang penggunaan ponsel di tengah maraknya masalah kesehatan mental
Indonesia
•
28 Aug 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
