
Dinas Rahasia AS tembak mati pria yang coba masuk secara ilegal ke properti Trump

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi isyarat saat meninggalkan Gedung Putih menuju Mar-a-lago Estate di Florida setelah menandatangani undang-undang pemotongan pajak di Washington DC, AS, pada 22 Desember 2017. (Xinhua/Yin Bogu)
Agen-agen Dinas Rahasia (Secret Service) Amerika Serikat menembak mati seorang pria yang masuk tanpa izin ke dalam perimeter keamanan di Mar-a-Lago, sebuah properti di Palm Beach, Florida, yang dimiliki oleh Presiden AS Donald Trump.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Seorang pria ditembak mati oleh agen-agen Dinas Rahasia (Secret Service) Amerika Serikat (AS) dan polisi setempat pada Ahad (22/2) dini hari waktu setempat setelah masuk tanpa izin ke dalam perimeter keamanan di Mar-a-Lago, sebuah properti di Palm Beach, Florida, yang dimiliki oleh Presiden AS Donald Trump.
"Pada 22 Februari, sekitar pukul 01.30 (waktu setempat), seorang pria berusia awal 20-an ditembak oleh agen Dinas Rahasia AS dan seorang deputi dari Kantor Sheriff Palm Beach County (PBSO) setelah masuk tanpa izin ke dalam perimeter keamanan di Mar-a-Lago," ujar Dinas Rahasia AS dalam sebuah pernyataan.
"Individu tersebut, yang identitasnya dirahasiakan sembari menunggu pemberitahuan keluarga terdekat, dinyatakan telah meninggal dunia. Individu itu terlihat di gerbang utara properti Mar-a-Lago dengan membawa benda yang tampak seperti senapan dan kaleng bahan bakar," ungkap pernyataan tersebut.
Trump saat ini berada di Washington DC. Tidak ada individu yang berada di bawah perlindungan Dinas Rahasia AS di lokasi itu saat kejadian.
Agen Dinas Rahasia AS dan seorang deputi dari PBSO mengonfrontasi individu tersebut, dan tembakan dilepaskan oleh aparat penegak hukum dalam peristiwa itu. Tidak ada personel Dinas Rahasia AS atau PBSO yang terluka.
Insiden tersebut, termasuk latar belakang, tindakan, kemungkinan motif, dan penggunaan kekerasan oleh pria itu, sedang diselidiki oleh FBI, Dinas Rahasia AS, dan PBSO.
Pada September 2024, Ryan Wesley Routh berupaya membunuh Trump, yang saat itu merupakan kandidat presiden, di Trump International Golf Club di West Palm Beach, Florida. Klub golf itu hanya berjarak beberapa kilometer dari Mar-a-Lago.
Sebelumnya pada bulan ini, Routh dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di pengadilan federal setelah dinyatakan bersalah tahun lalu karena mencoba membunuh Trump.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Rishi Sunak terpilih jadi PM Inggris gantikan Liz Truss
Indonesia
•
25 Oct 2022

Komite transisi Palestina siap ambil alih Gaza di tengah kesepakatan soal senjata Hamas
Indonesia
•
01 Aug 2026

PM Qatar peringatkan gencatan senjata Gaza akan gagal tanpa langkah cepat menuju kesepakatan damai permanen
Indonesia
•
07 Dec 2025

Xi Jinping serukan kerja sama China-Singapura yang berkualitas tinggi
Indonesia
•
18 Nov 2022


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
