Dewan Keamanan PBB gelar debat reformasi multilateralisme pada Desember 2022

Ruchira Kamboj, perwakilan tetap India untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sekaligus presiden Dewan Keamanan PBB untuk bulan Desember, berbicara dalam konferensi pers di markas besar PBB di New York pada 1 Desember 2022. (Xinhua/Xie E)
Reformasi multilateralisme akan menjadi topik debat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 14 Desember 2022, yang memungkinkan negara-negara anggota untuk bertukar gagasan tentang cara untuk menyuntikkan kehidupan baru ke dalam multilateralisme dan memastikan mereka memiliki instrumen yang memadai untuk menangani berbagai tantangan di masa depan.
PBB (Xinhua) – Reformasi multilateralisme akan menjadi topik debat di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Desember, demikian disampaikan oleh presiden Dewan Keamanan PBB pada Kamis (1/12).Dalam konferensi pers tentang presidensi India di dewan tersebut untuk bulan Desember di markas besar PBB di New York, Ruchira Kamboj, perwakilan tetap India untuk PBB, mengatakan agenda Dewan Keamanan PBB untuk Desember meliputi debat terbuka tentang reorientasi multilateralisme dan pengarahan terkait prinsip-prinsip antiterorisme global.Menurut Kamboj, Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar akan memimpin debat terbuka pada 14 Desember yang memungkinkan negara-negara anggota untuk bertukar gagasan tentang cara untuk "menyuntikkan kehidupan baru ke dalam multilateralisme" dan memastikan mereka "memiliki instrumen yang memadai untuk menangani berbagai tantangan di masa depan."Jaishankar akan memimpin pengarahan tentang pendekatan antiterorisme global pada 15 Desember, memungkinkan dewan itu untuk mempertimbangkan dan melakukan pengembangan berdasarkan pertemuan khusus Komite Antiterorisme di Mumbai dan Delhi pada Oktober, ungkapnya. India merupakan ketua komite tersebut saat ini.Dua acara sampingan akan digelar selama bulan Desember, ujarnya.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggelar sebuah pertemuan terkait situasi di Timur Tengah, termasuk masalah Palestina, di markas besar PBB di New York pada 28 November 2022. Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland pada Senin (28/11/2022) menyerukan beragam langkah mendesak menuju solusi dua negara terkait konflik Israel-Palestina. (Xinhua/UN Photo/Eskinder Debebe)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Wapres Filipina minta Mahkamah Agung hentikan sidang pemakzulan dirinya
Indonesia
•
20 Feb 2025

China dukung Komoro mainkan peran lebih besar dalam urusan regional dan internasional
Indonesia
•
10 Dec 2022

Studi: Facebook jadi media penyebar berita palsu terbesar selama pemilu AS 2020
Indonesia
•
06 Apr 2023

Putin: Rusia bisa pasok 50 juta ton biji-bijian ke pasar global tahun ini
Indonesia
•
25 Jun 2022
Berita Terbaru

Menlu Rusia: Remiliterisasi Jepang ancam stabilitas Asia-Pasifik
Indonesia
•
04 Feb 2026

Pasangan Clinton setuju bersaksi di komite DPR AS terkait penyelidikan Epstein
Indonesia
•
04 Feb 2026

Penembak mantan PM Jepang Shinzo Abe ajukan banding atas hukuman seumur hidup
Indonesia
•
04 Feb 2026

Presiden Iran perintahkan dimulainya dialog nuklir dengan AS
Indonesia
•
03 Feb 2026
