
Trump hidupkan lagi Departemen Perang, beberapa pihak menyebutnya "kekanakan"

Foto yang diabadikan pada 19 Februari 2020 ini menunjukkan Pentagon yang terlihat dari sebuah pesawat di atas Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Departemen Perang AS, yang dibentuk pada 1789, memimpin Angkatan Darat AS dan mengawasi militer negara itu selama kedua Perang Dunia sebelum akhirnya dilebur menjadi Departemen Pertahanan pada akhir 1940-an.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani perintah eksekutif pada Jumat (5/9) untuk mengganti nama Departemen Pertahanan menjadi Departemen Perang, menghidupkan kembali nama yang terakhir digunakan pada akhir 1940-an itu.Perintah tersebut akan mengizinkan Departemen Pertahanan, Menteri Pertahanan, dan para pejabat bawahannya untuk menggunakan gelar sekunder seperti "Departemen Perang", "Menteri Perang", dan "Wakil Menteri Perang" dalam korespondensi resmi dan komunikasi publik, menurut lembar fakta dari Gedung Putih.Perintah itu juga menginstruksikan kepala Pentagon, Pete Hegseth, untuk merekomendasikan tindakan, termasuk tindakan legislatif dan eksekutif, untuk menjadikan perubahan nama tersebut permanen. Namun, perubahan hukum penuh tetap memerlukan persetujuan dari Kongres."Pertahanan itu terlalu defensif," ujar Trump di Ruang Oval bulan lalu. "Dan kita memang ingin bersikap defensif, tetapi kita juga ingin bisa ofensif jika perlu. Jadi, itu hanya terdengar seperti nama yang lebih baik bagi saya."Hegseth berpendapat bahwa perubahan nama ini "bukan hanya soal kata-kata, ini soal etos ksatria." Namun, sejumlah kritik memperingatkan bahwa langkah ini bisa memunculkan biaya besar dan mengalihkan fokus dari prioritas keamanan.Senator AS Andy Kim menyebut penggantian nama ini sebagai ide yang kekanak-kanakan, seraya menambahkan: "Warga Amerika ingin mencegah perang, bukan menggembar-gemborkannya," menurut laporan BBC.Departemen Perang, yang dibentuk pada 1789, memimpin Angkatan Darat AS dan mengawasi militer negara itu selama kedua Perang Dunia sebelum akhirnya dilebur menjadi Departemen Pertahanan pada akhir 1940-an.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Cegah penyebaran Ebola, Kanada berlakukan kebijakan perbatasan sementara
Indonesia
•
27 May 2026

Iran klaim hancurkan 18 target AS, Bahrain dan Kuwait langsung siaga
Indonesia
•
11 Jun 2026

Serikat pekerja UAW di AS capai kesepakatan tentatif dengan GM
Indonesia
•
31 Oct 2023

17 kg gaharu harumkan Masjid Nabawi selama Ramadhan
Indonesia
•
29 Apr 2022


Berita Terbaru

409 serangan Israel dalam 21 hari sasar petani dan kebun zaitun Palestina, 2 juta pohon zaitun di Gaza hancur
Indonesia
•
23 Oct 2026

Uji jaringan 4G berujung kebakaran 530.000 hektare lahan di Mongolia, KDDI Jepang minta maaf
Indonesia
•
23 Oct 2026

Uni Eropa selidiki Booking.com atas dugaan kegagalan tangani penipuan akomodasi
Indonesia
•
22 Oct 2026

Presiden Sisi: Mesir siap bela wilayah Arab Saudi, bukan serang Yaman
Indonesia
•
22 Oct 2026
