Putin larang penggunaan pakaian buatan luar negeri untuk militer Rusia mulai 2026

Para tentara berpawai dalam parade akbar yang menandai peringatan 80 tahun kemenangan dalam Perang Patriotik Raya Uni Soviet di Moskow, Rusia, pada 9 Mei 2025. (Xinhua/Ding Lin)
Dekret Presiden Putin yang terbaru melarang pembelian pakaian dan perlengkapan terkait buatan luar negeri untuk angkatan bersenjata Rusia mulai 2026.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin (11/8) menandatangani sebuah dekret yang melarang pembelian pakaian dan perlengkapan terkait buatan luar negeri untuk angkatan bersenjata negara tersebut mulai 2026.Menurut dekret tersebut, per 1 Januari 2026, seluruh seragam dan perlengkapan pakaian lainnya untuk Angkatan Bersenjata Rusia harus diproduksi oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri yang fasilitas produksinya berlokasi di wilayah Rusia.Per 2027, ketentuan tersebut akan diperluas hingga mencakup kain dan bahan rajutan yang digunakan dalam produksi, yang harus diproduksi di dalam negeri.Langkah ini bertujuan untuk sepenuhnya menghapus pembelian pakaian dan bahan baku buatan luar negeri untuk kebutuhan militer, demikian bunyi dekret tersebut.Pakaian militer beserta perlengkapannya meliputi seragam, lencana, pakaian dalam, perlengkapan tidur, pakaian khusus, alas kaki, peralatan, dan barang-barang sanitasi. Persediaan semacam itu disediakan melalui sistem pesanan pertahanan negara Rusia.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Jubir Kemenlu China sebut latihan militer PLA di sekitar Taiwan bersifat sah dan penting
Indonesia
•
25 May 2024

Lebih dari 4,5 juta jamaah kunjungi Dua Masjid Suci sejak 4 Oktober
Indonesia
•
23 Dec 2020

Arab Saudi peringati 22 Februari sebagai Hari Pendirian Negara
Indonesia
•
28 Jan 2022

Fakta konflik Rusia-Ukraina – Ukraina ekspor 19 juta ton bahan pangan
Indonesia
•
01 Feb 2023
Berita Terbaru

UNICEF: Hampir 23 juta warga Afghanistan butuh bantuan kemanusiaan pada 2025
Indonesia
•
17 Feb 2026

Netanyahu sebut perang Gaza bisa berlanjut jika tak tercapai kesepakatan dengan Iran
Indonesia
•
16 Feb 2026

Trump akan dukung serangan Israel jika pembicaraan AS-Iran gagal
Indonesia
•
16 Feb 2026

Fokus Berita – Teheran kukuh pertahankan garis merah untuk pembicaraan putaran kedua dengan AS di Jenewa
Indonesia
•
16 Feb 2026
