
Dari MBG hingga Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo kembalikan arus kekayaan ke rakyat

Presiden RI Prabowo Subianto pada acara groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 29 April 2026. (Sekretariat Kabinet RI)
Pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan program MBG hingga tuntas meskipun masih terdapat berbagai kekurangan yang terus diperbaiki, dan menekankan bahwa program MBG telah memberikan manfaat bagi masyarakat termasuk petani dan nelayan.
Jakarta (Indonesia Window) - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebermanfaatan program prioritas pemerintah, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), ungkap Sekretariat Kabinet RI pada Rabu (29/4).
Terkait MBG, Kepala Negara menjelaskan bahwa saat ini banyak negara yang menjadikan MBG sebagai referensi.
“Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita. Banyak belajar MBG ke kita. Di mana ada negara bisa memberi makan lebih 60 juta orang, ya kan? Lima kali seminggu yang ibu-ibu hamil diantar makan. Orang-orang tua, lansia yang tidak berdaya diantar makan,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara groundbreaking (peletakan batu pertama) proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu, 29 April 2026.
Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan program MBG hingga tuntas meskipun masih terdapat berbagai kekurangan yang terus diperbaiki, dan menekankan bahwa program MBG telah memberikan manfaat bagi masyarakat termasuk petani dan nelayan.
“Petani-petani yang tadinya hasil panennya tidak terbeli. Begitu dia panen mangga, mangganya tidak diambil, puso rusak di kebun. Panennya tidak diserap. Tengkulak datang, banting harga. Tidak mungkin rakyat kita sejahtera. Sekarang kita ubah. Hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar. Berapa yang dia hasilkan, berapa itu pun akan diserap oleh bangsa Indonesia. Di tiap desa ada SPPG, ada dapur. Kalau ada kekurangan kita tindak,” ucap Presiden Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan rencana peresmian seribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam waktu dekat. Selain itu pemerintah juga menargetkan 25 hingga 30 ribu KDKMP yang akan rampung dalam kurun waktu satu tahun.
“Koperasi bukan di atas kertas, koperasi fisik. Ada gudang, ada cold storage pendingin, ada gerai-gerai, ada kendaraan. Banyak yang nanti akan punya pengering,” katanya, seraya menjelaskan, KDKMP berpotensi menyerap jutaan tenaga kerja dan selain itu, program tersebut juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat melalui berbagai program prioritas.
“Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di pihak rakyat Indonesia,” pungkas Presiden Prabowo.
Dari dapur MBG hingga koperasi desa, pemerintah mendorong satu arah besar ekonomi yang hidup dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk kesejahteraan rakyat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia butuh 1 triliun dolar AS untuk wujudkan emisi nol karbon
Indonesia
•
03 Dec 2023

CN-235-220 terbang di langit Himalaya
Indonesia
•
20 Nov 2019

Presiden buka Indonesia International Sustainability Forum 2024
Indonesia
•
05 Sep 2024

Indonesia terima hadiah 100 ton kurma dari Arab Saudi
Indonesia
•
19 Mar 2024


Berita Terbaru

Menag RI apreasiasi pemerintah Saudi, tekankan peran lulusan LIPIA dalam dakwah Islam
Indonesia
•
28 Apr 2026

Korban tewas kecelakaan kereta di Bekasi naik jadi 14, Presiden Prabowo jenguk korban
Indonesia
•
28 Apr 2026

Indonesia berikan relaksasi tarif nol persen untuk impor elpiji dan plastik selama 6 bulan
Indonesia
•
28 Apr 2026

Kemnaker luncurkan ‘Talent and Innovation Hub’, perkuat kolaborasi talenta dan industri untuk ciptakan lapangan kerja
Indonesia
•
29 Apr 2026
