COVID-19 – UEA sediakan 10 juta dosis vaksin untuk Indonesia

COVID-19 - UEA sediakan 10 juta dosis vaksin untuk Indonesia
Ilustrasi. Perusahaan teknologi kesehatan Uni Emirat Arab (UEA) berkomitmen untuk menyediakan 10 juta dosis vaksin COVID-19 bagi Indonesia pada tahun 2020 dalam rangka kerja sama pengembangan vaksin dengan perusahaan obat nasional Kimia Farma. (Photo from Pixabay)

Jakarta (Indonesia Window) – Perusahaan teknologi kesehatan Uni Emirat Arab (UEA) berkomitmen untuk menyediakan 10 juta dosis vaksin COVID-19 bagi Indonesia pada tahun 2020 dalam rangka kerja sama pengembangan vaksin dengan perusahaan obat nasional Kimia Farma.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam jumpa pers virtual dari ibu kota UEA, Abu Dhabi, pada Sabtu (22/8) mengatakan komitemen tersebut merupakan salah satu hasil dari pertemuan yang dilakukannya bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dengan perusahaan setempat, Group 42 (G42) Health Care Al Holding Rsc Ltd.

“Akan ada pembicaraan lanjutan antara Kimia Farma dengan G42 yang lebih rinci terkait dengan komitmen tersebut,” kata Menlu.

Menlu menjelaskan bahwa G42 merupakan perusahaan teknologi kesehatan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan telah secara aktif terlibat dalam penelitian, serta pengembangan aplikasi pengujian dan perawatan COVID-19, dan distribusinya.

Indonesia telah mengirimkan satu tim peninjau (reviewer) untuk memantau pelaksanaan uji klinis tahap ketiga kandidat vaksin yang merupakan produk kerja sama G42 dan perusahaan China, Sinopharm.

Ke depan, kerja sama perusahaan Indonesia, G42, dan Sinopharm juga akan disepakati.

“Kerja sama dalam konteks pemantauan uji klinis tahap ketiga kandidat vaksin hasil kerja sama Sinopharm-G42 ini sangat penting bagi pengembangan kerja sama vaksin ke depan,” kata Retno.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here