Jakarta (Indonesia Window) – Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Chen Shih-chung pada Kamis mengatakan Taiwan akan memulai vaksinasi dosis booster (penguat) melawan COVID-19 pada siang hari, memungkinkan orang-orang dalam kategori berisiko tinggi tertentu untuk mendapatkan dosis vaksin ketiga.

Berbicara kepada wartawan sebelum sidang legislatif, Chen mengatakan suntikan booster gelombang pertama akan diberikan kepada mereka yang masuk kategori satu hingga tiga dari daftar prioritas vaksin COVID-19 yang menerima suntikan kedua setidaknya lima bulan lalu.

Ketiga kategori tersebut antara lain tenaga medis, tenaga penanggulangan wabah di pemerintah pusat dan daerah, serta orang-orang yang berisiko tinggi terpapar COVID-19 karena pekerjaannya.

Chen menambahkan bahwa pejabat pemerintah pusat akan dikecualikan untuk sementara waktu kecuali orang-orang tersebut harus sering mengunjungi rumah sakit dan pusat karantina pemerintah.

Pada 7 Desember, 60.000 orang akan memenuhi syarat untuk dosis ketiga, kata Chen, menambahkan bahwa merek Moderna akan disediakan pada tahap peluncuran ini.

Mereka yang memenuhi syarat untuk mendapatkan suntikan booster tidak harus melalui platform vaksin pemerintah tahun 1922, dan dapat membuat janji langsung dengan rumah sakit yang menawarkan vaksin tersebut, terang Chen.

Karena kekhawatiran atas varian Omicron, interval antara dosis kedua dan ketiga diperpendek dari enam bulan yang direkomendasikan oleh Komite Penasihat Praktik Imunisasi menjadi lima bulan, kata Chen.

Varian Omicron, pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, ditetapkan sebagai varian yang menjadi perhatian (variants of concern) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 26 November dan sejak itu telah terdeteksi di lebih dari 20 negara.

Karena mutasi varian, ada kekhawatiran varian ini bisa lebih menular dibandingkan dengan jenis virus sebelumnya dan dapat menginfeksi kembali dengan lebih mudah mereka yang sebelumnya terinfeksi COVID-19.

Sumber: Kantor Berita CNA

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan