
COVID-19 – Situasi mereda, Singapura cabut lebih banyak kebijakan perbatasan

Orang-orang yang mengenakan masker mengunjungi Chinatown Point, sebuah pusat perbelanjaan di Singapura, pada 24 Agustus 2022. (Xinhua/Then Chih Wey)
Pencabutan kebijakan perbatasan di Singapura juga termasuk mencabut persyaratan hukum untuk mengenakan masker di sebagian besar lokasi dalam ruangan (indoor) mulai 29 Agustus mendatang, kecuali untuk tempat-tempat seperti fasilitas kesehatan, panti wreda, dan transportasi umum.
Jakarta (Indonesia Window) – Pemerintah Singapura mulai mencabut lebih banyak kebijakan perbatasan COVID-19 menyusul situasi yang kian mereda di negara-kota (city-state) tersebut.Para pelancong yang belum menerima vaksinasi lengkap dan hendak memasuki Singapura tidak lagi diwajibkan untuk menjalani karantina rumah selama tujuh hari pascakedatangan mulai 28 Agustus pukul 23.59 waktu setempat setelah gelombang Omicron BA.5 terbaru mereda di negara itu, demikian diumumkan oleh otoritas kesehatan Singapura pada Rabu (24/8).Dalam pernyataan pers yang disampaikan pada Rabu, Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan bahwa negara itu telah melewati gelombang subvarian Omicron BA.5 tanpa tambahan pembatasan domestik atau perjalanan berkat tingkat vaksinasi dan pemberian dosis penguat (booster) yang tinggi, dan Singapura kini dapat melangkah maju menuju kehidupan bersama COVID-19.Menurut pernyataan pers tersebut, persyaratan yang berlaku saat ini, yaitu bahwa Pemegang Izin Jangka Panjang (Long-Term Pass Holder) dan Pemegang Visa Turis Khusus (Special Tourist Visa Holder) berusia 13 tahun ke atas yang belum divaksinasi lengkap wajib membuat pengajuan persetujuan untuk memasuki Singapura, juga akan dicabut pada hari yang sama.Namun, para pelancong yang belum divaksinasi lengkap akan tetap diwajibkan menunjukkan hasil negatif pada tes prakeberangkatan dalam kurun waktu dua hari sebelum berangkat menuju Singapura.
Sebuah perahu bumboat turis berlayar mengarungi Sungai Singapura di Singapura pada 10 Agustus 2022. (Xinhua/Then Chih Wey)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Hampir 20.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza dan Tepi Barat
Indonesia
•
20 Dec 2023

PBB: 85.000 wanita dan anak perempuan jadi korban pembunuhan pada 2023
Indonesia
•
28 Nov 2024

Feature – Kerajinan sulaman bantu perempuan pengungsi Suriah pulih dari trauma perang
Indonesia
•
24 Mar 2024

PM Australia kecam Israel terkait blokade pasokan bantuan ke Gaza
Indonesia
•
26 May 2025


Berita Terbaru

Feature – China makin dilirik pelajar Indonesia, beasiswa dan kualitas pendidikan jadi pertimbangan
Indonesia
•
02 Nov 2026

Feature – Kuliah vokasi di China, jalan baru anak muda Indonesia menuju karier industri
Indonesia
•
01 Nov 2026

New York batasi ‘chatbot’ AI untuk anak di bawah 18 tahun, ini fitur yang dilarang
Indonesia
•
30 Oct 2026

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026
