COVID-19 – Pemerintah mulai vaksinasi nasional

COVID-19 – Pemerintah mulai vaksinasi nasional
Pemerintah memulai program vaksinasi nasional melawan COVID-19, dengan Presiden Joko Widodo menerima suntikan dosis pertama vaksin buatan China, Sinovac, di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu pagi (13/1/2021). (Sekretariat Kabinet RI)

Jakarta (Indonesia Window) – Pemerintah memulai program vaksinasi nasional melawan COVID-19, dengan Presiden Joko Widodo menerima suntikan dosis pertama vaksin buatan China, Sinovac, di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu pagi.

Sebelumnya pada Senin (11/1), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan persetujuan penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin COVID-19.

Selain itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin tersebut halal dan suci.

Bersama presiden, sejumlah perwakilan dari berbagai latar belakang juga mendapat vaksin dosis pertama di Istana Merdeka.

Mereka adalah Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dr. Daeng Mohammad Faqih; Sekjen MUI sekaligus mewakili Muhammadiyah, Amirsyah Tambunan; Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Ngisomudin; Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto; Kepala Polisi RI Jenderal Pol. Idham Azis; dan Raffi Ahmad yang mewakili artis dan kaum muda.

Program vaksinasi COVID-19 nasional menargetkan sekitar 181,5 juta penduduk Indonesia hingga tahun depan, guna memperoleh kekebalan komunitas atau herd immunity.

Vaksinasi periode pertama akan dilaksanakan hingga April 2021, yang menargetkan 1,3 juta tenaga medis, 17,4 juta pekerja publik, dan 21,5 juta lansia.

Periode kedua akan berlangsung dari April 2021 hingga Maret 2022 untuk 63,9 orang yang rentan dan 77,4 juta orang lainnya.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here