
COP15 jadi momen krusial bagi umat manusia

Foto dari udara yang diabadikan pada 9 November 2022 ini menunjukkan sejumlah pengunjung menaiki perahu di sebuah hutan kayu merah fajar (metasequoia) yang terletak di taman lahan basah Danau Luyang di Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Meng Delong)
COP15 di Montreal diperkirakan akan mengadopsi kerangka kerja keanekaragaman hayati global baru dengan tujuan ambisius dan target tindakan spesifik untuk mencapai perubahan transformasional pada pertengahan abad ini.
London, Inggris (Xinhua) – Pengadopsian kerangka kerja keanekaragaman hayati global pasca-2020 menjadi agenda utama konferensi besar PBB mendatang saat dunia menghadapi "kehilangan terbesar spesies di Bumi sejak kepunahan dinosaurus."Elizabeth Maruma Mrema, sekretaris eksekutif Konvensi Keanekaragaman Hayati (Convention on Biological Diversity/CBD) PBB, menyampaikan pernyataan tersebut jelang bagian kedua pertemuan ke-15 Konferensi Para Pihak Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati (COP15) yang digelar dari 7 hingga 19 Desember di Montreal, Kanada.Sekretariat CBD mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa COP15 di Montreal diperkirakan akan mengadopsi kerangka kerja keanekaragaman hayati global baru dengan tujuan ambisius dan target tindakan spesifik untuk mencapai perubahan transformasional pada pertengahan abad ini.Bagian kedua COP15 digelar setelah bagian pertama diadakan tahun lalu di Kunming, ibu kota Provinsi Yunnan, China barat daya, dengan tema lanjutan ‘Peradaban Ekologis: Membangun Masa Depan Bersama untuk Semua Kehidupan di Bumi’ (Ecological Civilization: Building a Shared Future for All Life on Earth).Mrema mencatat bahwa sebagai ketua COP15, China melakukan berbagai upaya besar untuk berkonsultasi dengan para mitranya secara global, mengorganisir berbagai acara multilateral dan diskusi bilateral untuk mengamankan kerangka kerja keanekaragaman hayati global pasca-2020 yang ambisius.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Pemadaman listrik dan kelangkaan air landa Eropa di tengah gelombang panas berkepanjangan
Indonesia
•
30 Jul 2024

Tim China bantu selamatkan korban terjebak reruntuhan di Turkiye
Indonesia
•
12 Feb 2023

Beijing rilis rencana perlindungan Poros Tengah Beijing sebagai warisan dunia
Indonesia
•
01 Feb 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
