
China dukung Kuba dalam menentang campur tangan dan blokade asing

Ombak besar terlihat di sebuah jalan di tepi laut di Havana, Kuba, pada 9 Oktober 2024. Badai Milton mengakibatkan curah hujan yang tak menentu di Kuba. (Xinhua/Joaquin Hernandez)
China selalu menentang blokade dan sanksi Amerika Serikat terhadap Kuba, dan akan terus dengan tegas mendukung rakyat Kuba dalam menentang campur tangan dan blokade asing serta menjaga kedaulatan dan martabat nasional.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China selalu menentang blokade dan sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Kuba, dan akan terus dengan tegas mendukung rakyat Kuba dalam menentang campur tangan dan blokade asing serta menjaga kedaulatan dan martabat nasional, demikian disampaikan oleh juru bicara (jubir) Kementerian Luar Negeri China Lin Jian pada Kamis (31/10).Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (30/10) mengadopsi sebuah resolusi tahunan dengan suara mayoritas, yang mendesak AS untuk mengakhiri embargo ekonomi dan perdagangan jangka panjangnya terhadap Kuba. Resolusi tersebut memperoleh dukungan dari 187 negara, dengan hanya AS dan Israel yang menentangnya sementara Moldova memilih abstain.Sebagai tanggapan, Lin mengatakan dalam konferensi pers harian bahwa hal itu sekali lagi mencerminkan dukungan tegas Majelis Umum PBB terhadap rakyat Kuba dalam perjuangan mereka untuk mempertahankan kedaulatan nasional serta menentang campur tangan dan blokade asing.Hal ini juga menunjukkan bahwa tindakan sepihak dan praktik intimidasi AS, serta pelanggaran berat terhadap tujuan dan prinsip Piagam PBB sepenuhnya dikutuk serta secara tegas ditolak oleh masyarakat internasional, imbuh Lin.Lin menuturkan bahwa tindakan sepihak dan koersif yang terus dilakukan AS terhadap Kuba menyebabkan penderitaan yang tak terkira bagi rakyat Kuba. Menurut data Kuba, blokade AS menimbulkan kerugian kumulatif sebesar lebih dari 160 miliar dolar AS bagi Kuba selama lebih dari 60 tahun, termasuk kerugian sebesar lebih dari 5 miliar dolar AS dari Maret 2023 hingga Februari tahun ini, yang meliputi hampir seluruh area penghidupan masyarakat seperti makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan energi."China selalu menentang blokade dan sanksi AS terhadap Kuba, dan telah memberikan suara dukungan untuk resolusi-resolusi yang menentang blokade AS terhadap Kuba sebanyak 32 kali di Majelis Umum PBB sejak 1992," kata Lin, seraya menambahkan bahwa China akan dengan teguh mendukung keadilan internasional dan dengan tegas mendukung rakyat Kuba dalam menentang campur tangan dan blokade asing serta menjaga kedaulatan dan martabat nasional.*1 dolar AS = 15.705 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kapasitas Masjidil Haram ditingkatkan selama Ramadhan dengan aturan ketat
Indonesia
•
07 Apr 2021

Penutupan Israel di Tepi Barat masuki hari ke-3, kehidupan lumpuh di tengah ketegangan regional
Indonesia
•
17 Jun 2025

Rudal Iran hantam permukiman di Tepi Barat
Indonesia
•
08 Jun 2026

Kedai kopi Starbucks keluar dari Rusia setelah hampir 15 tahun
Indonesia
•
24 May 2022


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
