CEO Umm Al-Qura Makkah akui mahasiswa Indonesia berakhlak baik, jaga reputasi bangsa

CEO Iqra Arabia dari Universitas Umm Al-Qura Makkah Al-Mukarramah, Dr. Abdullah Bawazier, dalam sambutannya pada pembukaan Saudi Education Expo (SEE) di Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Indonesia Window)

Jakarta (Indonesia Window) – Para mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan tinggi di universitas-universitas Arab Saudi telah dikenal rajin, berakhlak baik, memiliki semangat belajar yang tinggi, dan mampu membawa nama baik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh CEO Iqra Arabia dari Universitas Umm Al-Qura Makkah Al-Mukarramah, Dr. Abdullah Bawazier, dalam sambutannya pada pembukaan Saudi Education Expo (SEE) di Jakarta, Jumat.

Karakteristik mahasiswa Indonesia yang dinilai positif tersebut juga terwujud dalam penyelenggaraan SEE 2026 yang digelar oleh Persatuan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa (PPMI) Arab Saudi, gedung SMESCO Jakarta pada 31 Juli-2 Agustus.

“Hari ini kita menyaksikan bentuk kontribusi lain yang sangat membanggakan dari mereka. Dengan izin Allah (ﷻ), para mahasiswa dan alumni Indonesia dari universitas-universitas Arab Saudi berhasil menyelenggarakan pameran ini dengan sangat baik dan terorganisasi,” ucap Dr. Bawazier.

Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa para mahasiswa tidak hanya merasa cukup dengan keberhasilan mereka sendiri dalam menempuh pendidikan di Arab Saudi, tapi juga memiliki keinginan yang tulus untuk berbagi pengalaman dengan saudara-saudara mereka di Tanah Air.

“Inilah makna keberhasilan yang sesungguhnya: mendapatkan kesempatan, kemudian membantu orang lain untuk mendapatkannya, belajar dan memperoleh pengalaman, kemudian membagikannya kepada masyarakat,” tutur Dr. Bawazier.

Dia juga mengingatkan para pelajar Indonesia yang ingin belajar dan kuliah di Arab Saudi agar menyiapkan menyiapkan salah satu kunci terpenting dalam proses pendaftaran, yakni penguasaan Bahasa Arab.

Bahasa Arab, lanjutnya, bukan sekadar mata pelajaran atau salah satu persyaratan. “Bahasa Arab adalah sarana untuk memahami perkuliahan, berkomunikasi dengan dosen dan mahasiswa, berinteraksi dengan masyarakat, serta memperoleh manfaat yang maksimal selama belajar di Arab Saudi.

“Bahasa Arab adalah bahasa dunia,” tegas Dr. Bawazier.

Dia berharap Saudi Education Expo menjadi jembatan yang berkelanjutan antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi; antara para pelajar dan universitas; serta antara cita-cita dan kesempatan.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait