
Cadangan 14 mineral terbesar di dunia ini dimiliki China

Foto dari udara yang diabadikan pada 8 Juni 2025 ini menunjukkan kapal-kapal yang memuat batu bara di Pelabuhan Liangshan di Jining, Provinsi Shandong, China timur. (Xinhua/Guo Xulei)
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China memiliki cadangan terbesar di dunia untuk 14 jenis sumber daya mineral, termasuk tanah jarang, tungsten, timah, molibdenum, antimonium, galium, germanium, indium, fluorit, dan grafit, menurut data sumber daya mineral terbaru negara tersebut.
Pada 2025, negara itu juga menempati peringkat pertama secara global dalam produksi 17 jenis sumber daya mineral, termasuk batu bara, vanadium, titanium, seng, tanah jarang, tungsten, timah, molibdenum, antimonium, galium, indium, emas, dan telurium, menurut Kementerian Sumber Daya Alam China pada Rabu (29/4).
Output industri pertambangan China mencapai sekitar 32,7 triliun yuan atau sekitar 4,77 triliun dolar AS pada 2025, mencakup lebih dari 23 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) China, menegaskan posisi negara itu sebagai yang terbesar di dunia dalam hal produksi, peleburan, dan pengolahan mineral.
*1 yuan = 2.522 rupiah
**1 dolar AS = 17.245 rupiah
China juga merupakan pemasok dominan bagi industri peleburan dan pengolahan global, kata para pejabat kementerian itu dalam konferensi pers pada Rabu, seraya menambahkan bahwa basis sumber daya China membantu menjaga stabilitas rantai industri negara tersebut serta mendukung pengembangan sektor-sektor baru, sekaligus berkontribusi terhadap kesejahteraan global.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PT LBP, Hijrah Group jalin kerja sama manfaatkan peluang bisnis
Indonesia
•
28 Aug 2025

Rupiah digital diharapkan tingkatkan efisiensi ekonomi Indonesia
Indonesia
•
19 Aug 2021

Belanja litbang China capai 3 triliun yuan pada 2022
Indonesia
•
24 Jan 2023

Sektor industri China catat pemulihan lebih positif dalam sembilan bulan 2022
Indonesia
•
28 Oct 2022


Berita Terbaru

Feature – Kesepian jadi peluang bisnis, pasar mainan AI China tumbuh pesat, tembus 2,32 triliun rupiah
Indonesia
•
01 Nov 2026

Malaysia rugi 35,7 triliun rupiah akibat karhutla, 1.600 kematian dikaitkan dengan asap lintas batas
Indonesia
•
30 Oct 2026

Perubahan iklim ancam pangan Asia Tenggara, produksi padi turun 5 persen, jagung 6 persen
Indonesia
•
30 Oct 2026

Fokus Berita – SANY Indonesia Finance bidik pelanggan konstruksi dan tambang, siapkan perluasan jaringan di Tanah Air
Indonesia
•
30 Oct 2026
