
Feature – Bus listrik China dorong aksi iklim di COP28

Bus listrik dari produsen mobil China BYD yang digunakan sebagai angkutan internal untuk konferensi perubahan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terlihat di sebuah tempat parkir di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada 3 Desember 2023. (Xinhua/Wang Dongzhen)
Bus listrik China dirancang khusus untuk beradaptasi dengan kondisi iklim di UEA yang panas, karena dilengkapi dengan penyejuk udara yang disempurnakan untuk efek pendinginan yang lebih baik, baterai berkapasitas lebih besar, dan sistem anti-tabrakan khusus.
Dubai, UEA (Xinhua) – Di luar Stasiun Metro Expo 2020 Dubai, kerumunan orang bergegas menuju bus-bus antar jemput yang baru saja tiba untuk menghindari teriknya sinar matahari. Mereka termasuk di antara lebih dari 80.000 peserta konferensi perubahan iklim COP28 yang sedang berlangsung di Uni Emirat Arab (UEA).Venue COP28, atau sesi ke-28 Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim, dibagi menjadi dua zona, yakni Zona Biru, tempat berlangsungnya negosiasi iklim formal dan hanya mereka yang memiliki izin yang diperbolehkan masuk, serta Zona Hijau, yang terbuka untuk semua orang yang peduli terhadap perubahan iklim.Meskipun saat ini bulan Desember, suhu di Dubai dapat mencapai 30 derajat Celsius pada siang hari. Para peserta COP28 mempercepat langkah mereka, berupaya mendinginkan diri dengan menaiki bus antar jemput, salah satu moda transportasi yang paling disukai untuk bepergian antara Zona Hijau dan stasiun metro.Dihiasi dengan slogan ‘Mendorong Aksi Iklim’ (Driving Climate Action), bus-bus yang dirancang untuk konferensi tersebut dicat dengan warna-warna cerah, terutama biru atau hijau, guna mempromosikan kesadaran lingkungan. Terlebih lagi, beberapa dari bus tersebut merupakan kendaraan listrik murni dari China.
Pengunjung berfoto di depan Paviliun China di Zona Hijau sesi ke-28 Konferensi Para Pihak Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Perubahan Iklim (COP28) di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 3 Desember 2023. Zona Hijau COP28 dibuka untuk umum di Expo City Dubai pada Minggu (3/12). (Xinhua/Wang Dongzhen)
Bus listrik Higer yang diproduksi oleh King Long, salah satu produsen bus terkemuka di China, digunakan sebagai angkutan internal untuk konferensi perubahan iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di sebuah halte di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada 3 Desember 2023. (Xinhua/Wang Dongzhen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China bangun stasiun cuaca tertinggi di Pegunungan Kunlun
Indonesia
•
25 Oct 2023

Penelitian baru di China ungkap peran metana dalam pemulihan lapisan ozon
Indonesia
•
12 Mar 2025

China kembangkan kabinet penyimpanan vakum agar cip kuantum tetap ‘segar’
Indonesia
•
18 Mar 2023

Penelitian sebut lebih dari 200 gletser utama di Italia hilang akibat perubahan iklim
Indonesia
•
11 Aug 2022


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
