
Kisah petani Palestina yang merintis budi daya safron di Tepi Barat

Petani Palestina Jaber Bani Taha menunjukkan stigma (kepala putik) safron di rumahnya di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 2 Desember 2022. (Xinhua/Ayman Nobani)
Budi daya safron di Tepi Barat berhasil dirintis oleh Jaber Bani Taha, seorang warga Palestina yang tinggal di Nablus, yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menabung agar dapat membeli bibit umbi safron dari luar negeri.
Ramallah, Palestina (Xinhua) – Jaber Bani Taha, seorang warga Palestina yang tinggal di Nablus, berhasil meninggalkan jejak dalam budi daya safron karena dia adalah petani pertama yang menanam safron di Tepi Barat."Saya mendapatkan ide menanam safron pada 2012 ketika menonton beberapa film dokumenter yang menunjukkan manfaatnya bagi kesehatan," ujar petani berusia 46 tahun itu kepada Xinhua.Namun, "dahulu itu hanya sekadar fantasi bagi saya," ujarnya. Warga Palestina tidak memiliki bibit umbi safron, salah satu rempah termahal di dunia, juga tidak memiliki pengalaman dalam membudidayakannya.
Petani Palestina Jaber Bani Taha mengumpulkan bunga safron dari ladangnya di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 2 Desember 2022. (Xinhua/Ayman Nobani)
Petani Palestina Jaber Bani Taha mengumpulkan bunga safron dari ladangnya di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 2 Desember 2022. (Xinhua/Ayman Nobani)
Petani Palestina Jaber Bani Taha mengumpulkan stigma (kepala putik) safron dari bunga safron di rumahnya di Kota Nablus, Tepi Barat, pada 2 Desember 2022. (Xinhua/Ayman Nobani)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNICEF: Polusi udara jadi salah satu faktor risiko kesehatan utama bagi orang dewasa dan anak-anak
Indonesia
•
21 Jun 2024

Musim flu, COVID-19, dan RSV lebih awal picu kekhawatiran di Eropa
Indonesia
•
02 Dec 2022

Kebun binatang tertua di Myanmar rayakan HUT ke-118
Indonesia
•
26 Jan 2024

Korban tewas dari kapal migran yang karam di Italia bertambah jadi 62 orang
Indonesia
•
28 Feb 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
