
Tim dokter sebut kondisi legenda sepak bola Pele tidak memburuk

Pele mengikuti peluncuran buku "Segundo Tempo", sebuah kompilasi kehidupan sang legenda, yang ditulis oleh jurnalis Odir Cunha, di Museum Pele di Kota Santos, Negara Bagian Sao Paulo, Brasil, pada 12 Maret 2015. (Xinhua/Rahel Patrasso)
Bintang sepak bola Brasil Pele (82), yang dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat di abad ke-20 oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), menjalani pengobatan kanker setelah sebuah tumor ditemukan pada usus besarnya dan diangkat pada September 2021.
Sao Paulo, Brasil (Xinhua) – Mantan bintang sepak bola Brasil Pele (82) berada dalam keadaan stabil dan kondisinya tidak memburuk dalam 24 jam terakhir setelah dilarikan ke sebuah rumah sakit di Sao Paulo untuk menjalani evaluasi kemoterapi kanker usus besar, lapor tim dokter sang legenda pada Sabtu (3/12).Tiga kali kampiun Piala Dunia yang memiliki nama lahir Edson Arantes do Nascimento tersebut "melanjutkan pengobatan dan kondisinya stabil," kata tim dokter di Rumah Sakit Albert Einstein."Dia memiliki respons yang baik terhadap infeksi saluran kemih, dan kondisinya tidak memburuk dalam 24 jam terakhir," imbuh tim dokter tersebut.Pele dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (29/11) untuk menjalani evaluasi kemoterapi.Legenda berjuluk ‘O Rei’ (Sang Raja) tersebut pada Kamis (1/12) mengunggah sebuah pesan di akun media sosialnya untuk berterima kasih kepada para penggemar atas penghargaan yang diberikan kepadanya dan kariernya di ajang Piala Dunia 2022 Qatar.Pele, yang dianggap sebagai salah satu pesepak bola terhebat di abad ke-20 oleh Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), menjalani pengobatan kanker setelah sebuah tumor ditemukan pada usus besarnya dan diangkat pada September 2021.Pada Februari lalu, eks pesepak bola tersebut mulai menjalani kemoterapi untuk mengobati penyakit itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jepang setujui alat tes darah untuk deteksi Alzheimer
Indonesia
•
22 Dec 2022

COVID-19 – Arab Saudi minat vaksin setelah terjamin keamanannya
Indonesia
•
20 Oct 2020

Trump minta daftar "nama dan negara asal" mahasiswa asing di Harvard
Indonesia
•
27 May 2025

Penelitian: Diagnosis kanker di AS menurun selama pandemik
Indonesia
•
20 Nov 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
