
Belanda selidiki Roblox karena potensi risiko bagi anak di bawah umur

Ilustrasi. (Kelly Sikkema on Unsplash)
Platform gim daring Roblox dinilai memiliki potensi risiko bagi anak di bawah umur di Uni Eropa.
Den Haag, Belanda (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Konsumen dan Pasar (Authority for Consumers and Markets/ACM) Belanda pada Jumat (30/1) mengumumkan pihaknya meluncurkan investigasi terhadap platform gim daring Roblox terkait potensi risiko yang dihadapi oleh anak di bawah umur di Uni Eropa (UE).
Dalam sebuah pernyataan, ACM mengatakan mereka akan mengevaluasi apakah platform tersebut telah mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi anak-anak dan pengguna muda pada layanannya.
"ACM menilai ada alasan yang cukup untuk meluncurkan investigasi resmi terhadap Roblox terkait kemungkinan pelanggaran aturan," papar pernyataan itu.
Badan regulator tersebut akan memeriksa apakah Roblox telah melakukan upaya yang memadai untuk melindungi penggunanya. Menurut Undang-Undang Layanan Digital (Digital Services Act/DSA) UE, perusahaan wajib mengambil langkah-langkah untuk melindungi privasi dan keamanan anak di bawah umur.
Mengingat sifat dan ruang lingkupnya, ACM mengungkapkan investigasi ini diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih 12 bulan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penjara-penjara di AS dipenuhi masalah kekerasan, pelecehan, dan kelebihan kapasitas
Indonesia
•
08 Nov 2022

Berantas buta aksara Al-Qur’an di Bogor, program Kariima dapat apresiasi Kemenag dan Kemendikbud
Indonesia
•
29 Nov 2025

COVID-19 – Ilmuwan: China berperan penting dalam respons global pandemik
Indonesia
•
09 Jan 2023

Opini – Meningkatkan literasi pelajar dengan buku gratis
Indonesia
•
02 Feb 2022


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
