
Beijing dorong penambahan jumlah kurir di tengah langkah pengendalian COVID-19

Foto dokumen ini menunjukkan seorang kurir mengantarkan pesanan makanan warga di luar sebuah kompleks perumahan di Distrik Haidian, Beijing, ibu kota China, pada 23 Februari 2022. (Xinhua/Ren Chao)
Belanja daring di Beijing mengalami peningkatan 10-20 persen dalam pesanan harian karena lebih banyak penduduk menjalani karantina di rumah, membuat pemerintah kota mendorong perusahaan untuk merekrut lebih banyak kurir sembari memperluas ‘daftar putih’ kurir dari 5.000 menjadi 40.000 orang selama dua pekan terakhir.
Beijing, China (Xinhua) – Otoritas berwenang di Beijing pada Senin (28/11) mengatakan bahwa kota tersebut berusaha meringankan beban pada layanan pengiriman setelah beberapa kurir tidak dapat meninggalkan rumah mereka karena langkah pengendalian COVID-19.Pemerintah kota meminta maaf kepada penduduk atas keterlambatan pengiriman dan pengalaman belanja daring mereka yang tidak sempurna meskipun pasokan cukup dan harga stabil di platform e-commerce, ujar Guo Wenjie, Wakil Kepala Biro Perdagangan Kota Beijing.Beijing mengalami peningkatan 10-20 persen dalam pesanan daring harian karena lebih banyak penduduk menjalani karantina di rumah. Sementara itu, hampir 30 persen kurir menghadapi pembatasan di tempat kerja karena tempat tinggal mereka berada di bawah manajemen tertutup, papar Guo dalam konferensi pers.Merespons situasi itu, pemerintah kota mendorong perusahaan untuk merekrut lebih banyak kurir sembari memperluas ‘daftar putih’ kurir dari 5.000 menjadi 40.000 orang selama dua pekan terakhir, kata pejabat tersebut.Para pejabat mengatakan kepada Xinhua bahwa kurir yang masuk dalam "daftar putih" menghadapi lebih sedikit pembatasan pergerakan dan diizinkan untuk melakukan pengiriman ke kompleks perumahan tertutup. Namun, mereka harus melakukan tes asam nukleat setiap hari dan memakai masker N95 saat bekerja.
Foto dokumentasi ini menunjukkan seorang warga memindai kode QR untuk mendaftarkan status kesehatannya di pintu masuk sebuah komunitas di Zhongguancun, Distrik Haidian, Beijing, pada 12 Juni 2022. (Xinhua/Ren Chao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Puluhan pengusaha Muslim Bogor kuatkan sinergi dalam ‘kopdar bisnis’ KPMI
Indonesia
•
16 Dec 2023

OPEC prediksi permintaan minyak global meningkat 16,5 persen pada 2045
Indonesia
•
11 Oct 2023

Hampir 70 persen perusahaan Jepang terkena dampak krisis Ukraina
Indonesia
•
17 Mar 2022

Mobil listrik Xpeng asal China akan masuk Indonesia awal tahun ini
Indonesia
•
02 Jan 2025


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
