
Ratusan orang berunjuk rasa di NYC menentang mesin perang AS

Seorang anak memegang poster antiperang saat unjuk rasa di Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 14 Januari 2023. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Bantuan senjata militer AS untuk Ukraina mendapat perlawanan dari masyarakat Amerika Serikat di dalam negeri, ditunjukkan dengan unjuk rasa ratusan warga New York City dan sekitarnya, menentang ekspansi NATO dan menyerukan perdamaian di Ukraina.
New York City, AS (Xinhua) – Ratusan pengunjuk rasa dari New York City (NYC) dan sejumlah daerah di sekitarnya menggelar unjuk rasa dan pawai di Times Square pada Sabtu (14/1) untuk menentang keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam perang di luar negeri.Para pengunjuk rasa menentang ekspansi NATO dan menyerukan perdamaian di Ukraina, mengkritik pengeluaran besar-besaran AS untuk krisis Ukraina dan pengumuman Gedung Putih untuk kembali memberi Kiev baterai rudal darat ke udara (surface-to-air) Patriot."Kami di sini hari ini karena kami menentang ekspansi tanpa akhir yang dilakukan NATO, yang tidak hanya tak ada gunanya, tetapi juga sembrono dan proaktif," kata Brian Becker, Direktur Nasional ANSWER Coalition, sebuah koalisi antiperang terkemuka di AS.
Seorang pria berorasi saat unjuk rasa di Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 14 Januari 2023. (Xinhua/Liu Yanan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pusat komersial di Saudi buka 24 jam-tujuh hari sepekan
Indonesia
•
30 Dec 2019

Helikopter Apache ditembak jatuh, AS langsung gempur Iran
Indonesia
•
10 Jun 2026

IAEA: Fasilitas nuklir tidak pernah boleh diserang
Indonesia
•
16 Jun 2025

China rilis pedoman tentang pengembangan asuransi keamanan siber
Indonesia
•
19 Jul 2023


Berita Terbaru

Trump klaim Iran terus minta kesepakatan, perang diprediksi berakhir tahun ini
Indonesia
•
14 Sep 2026

Lebih dari 500 tentara tewas dan 1.500 luka, serangan Houthi ubah peta perang Yaman
Indonesia
•
14 Sep 2026

Opini – Memulihkan kepercayaan: Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
Indonesia
•
15 Sep 2026

Lebih dari 720.000 pelajar Palestina kehilangan akses ke pendidikan dasar
Indonesia
•
15 Sep 2026
