
Kenaikan suku bunga ECB berpotensi pangkas 3,8 persen ‘output’ ekonomi kawasan euro

Foto yang diabadikan pada 27 Juli 2023 ini menunjukkan patung logo Euro di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Zhang Fan)
Bank Sentral Eropa memandang perekonomian kawasan euro akan melemah dalam jangka pendek, namun mengatakan perekonomian kawasan itu akan memperoleh momentum dalam jangka panjang.
Frankfurt, Jerman (Xinhua) – Kenaikan suku bunga yang agresif oleh Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) dapat menimbulkan dampak buruk bagi perekonomian di kawasan euro, dan akan memangkas 3,8 persen dari output ekonominya pada 2024 mendatang, tulis analisis Bloomberg yang dipublikasikan pada Senin (7/8).Analisis itu menyatakan bahwa perpaduan antara tingginya suku bunga dan terbatasnya kemampuan pemerintah untuk memacu pembangunan menimbulkan kendala potensial bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan euro.
Foto yang diabadikan pada 27 Juli 2023 ini menunjukkan patung logo Euro di Frankfurt, Jerman. (Xinhua/Zhang Fan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Inggris tangguhkan tarif impor terhadap 89 produk di tengah ketegangan perdagangan global
Indonesia
•
16 Apr 2025

Fokus China: Dinamika pasar dan inovasi dorong pertumbuhan pesat industri tenaga bayu
Indonesia
•
02 Dec 2023

Pendapatan pariwisata global akan capai total 5,8 triliun dolar AS tahun ini, lampaui tingkat sebelum pandemik
Indonesia
•
25 Apr 2024

Trump balas tarif Kanada: Produk negeri ‘Maple Leaf’ dihapus dari kontrak pemerintah AS
Indonesia
•
09 Sep 2026


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
