
Bandara Internasional Gwadar Baru Pakistan akan mulai beroperasi 20 Januari 202

Foto yang diabadikan pada 13 September 2024 ini menunjukkan sebuah terminal di Bandar Udara Internasional Gwadar Baru di Gwadar, Pakistan. (Xinhua/Ahmad Kamal)
Bandara Internasional Gwadar Baru merupakan fasilitas canggih kelas 4F yang mampu menangani pesawat sipil berukuran paling besar. Landasan pacunya yang memiliki panjang 3.658 meter dan lebar 75 meter, dengan perawatan fondasi khusus, menjadi tolok ukur dalam standar teknik.
Islamabad, Pakistan (Xinhua/Indonesia Window) - Bandar Udara (Bandara) Internasional Gwadar Baru akan mulai beroperasi pada 20 Januari, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan dalam sebuah pernyataan pada Kamis (16/1).Disumbangkan oleh China, bandara itu merupakan fasilitas canggih kelas 4F yang mampu menangani pesawat sipil berukuran paling besar. Landasan pacunya yang memiliki panjang 3.658 meter dan lebar 75 meter, dengan perawatan fondasi khusus, menjadi tolok ukur dalam standar teknik.Dirancang untuk mentransformasi konektivitas, bandara itu memiliki apron yang luas dengan lima slot untuk pesawat berbadan lebar dan rencana untuk pengoperasian kargo yang ekstensif dengan gudang kargo khusus dan ekspansi di masa mendatang.Untuk mengatasi berbagai tantangan konektivitas sebelumnya, bandara itu akan memungkinkan maskapai penerbangan modern untuk beroperasi di Gwadar, menggenjot pertumbuhan ekonomi regional dan memosisikan Gwadar sebagai pusat alih muatan (transshipment) yang terhubung dengan Koridor Ekonomi China-Pakistan (China-Pakistan Economic Corridor/CPEC).Diluncurkan pada 2013, CPEC, proyek unggulan dari Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) usulan China, merupakan sebuah koridor yang menghubungkan Pelabuhan Gwadar di Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, dengan Kashgar di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. Koridor ini berfokus pada kerja sama energi, transportasi, dan industri pada tahap pertamanya, dan akan diperluas ke sejumlah bidang lainnya seperti pertanian dan mata pencarian pada tahap selanjutnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Gas alam dukung transisi energi Indonesia selama 40 tahun ke depan
Indonesia
•
16 Nov 2021

RCEP pastikan stabilitas rantai industri dan rantai pasokan
Indonesia
•
05 Jul 2023

Madura siap sambut investasi China 6,6 triliun rupiah untuk Kawasan Industri Baru
Indonesia
•
06 Aug 2026

Bundesbank prediksi ekonomi Jerman berpotensi resesi pada Q1 2024
Indonesia
•
21 Feb 2024


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
