
3 lagi warisan dokumenter China masuk Daftar Memori Dunia UNESCO

Foto dari udara yang diabadikan pada 13 Maret 2023 ini menunjukkan para pemetik teh yang sedang memanen daun teh Longjing di sebuah kebun teh di Desa Longjing, Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China timur. (Xinhua/Xu Yu)
Arsip silsilah Huizhou terdiri dari 2.235 berkas yang tersebar dalam 427 volume, yang mendokumentasikan budaya silsilah dengan rentang waktu hampir satu milenium.
Beijing, China (Xinhua) – Tiga item dari China telah ditambahkan sebagai warisan dokumenter dalam daftar regional Asia-Pasifik Program Memori Dunia (Memory of the World/MOW) UNESCO, demikian disampaikan oleh Administrasi Arsip Nasional China pada Kamis (9/5).Ketiga item tersebut mencakup arsip-arsip yang berkaitan dengan kedai-kedai teh tradisional di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China barat daya; catatan silsilah masyarakat Huizhou di Provinsi Anhui di China timur; dan balok-balok cetak kayu yang tersimpan di Rumah Percetakan Dege Sutra di Sichuan.Keputusan tersebut disetujui pada Rapat Umum ke-10 di Komite Memori Dunia untuk Asia dan Pasifik, yang diadakan pada Selasa (7/5) hingga Rabu (8/5) di Ulaanbaatar, Mongolia.Koleksi dokumen yang mencatat kewirausahaan bisnis minum teh di Chengdu terdiri dari 6.345 item, dengan rentang waktu dari 1903 hingga 1949. Berkas-berkas ini tersaji dalam beragam bentuk, mulai dari manuskrip, dokumen bisnis, hingga foto.Arsip silsilah Huizhou terdiri dari 2.235 berkas yang tersebar dalam 427 volume, yang mendokumentasikan budaya silsilah dengan rentang waktu hampir satu milenium.Dibangun pada 1729, Rumah Percetakan Dege Sutra menyimpan 325.520 balok cetak kayu yang menampilkan karya-karya besar klasik Tibet dari abad ke-11 dalam kondisi yang masih sangat terawat. Sebagian besar balok cetak kayu tersebut diukir antara abad ke-18 hingga pertengahan abad ke-20.Hingga saat ini, China memiliki 17 item warisan dokumenter yang tercatat dalam daftar regional MOW untuk Asia dan Pasifik.UNESCO pada 1992 meluncurkan MOW dengan tujuan melindungi warisan dokumenter dari seluruh dunia dan meningkatkan kesadaran akan signifikansinya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

LSPR Institute buka perwakilan di Korea Selatan
Indonesia
•
27 Apr 2025

Deplu AS: Serangan Israel ke sekolah PBB di Gaza tak langgar "garis merah" yang ditetapkan AS
Indonesia
•
09 Jun 2024

COVID-19 – Ahli: Imunitas alami penyintas berkontribusi tekan kasus infeksi
Indonesia
•
21 Oct 2021

Pakistan kerahkan upaya untuk jamin hak-hak anak
Indonesia
•
21 Nov 2022


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
