Arab Saudi nasionalkan pekerja restoran, mall dan pendidikan

Arab Saudi nasionalkan pekerja restoran, mall dan pendidikan
Gedung Kingdom Center di ibu kota Arab Saudi, Riyadh. (Hala AlGhanim on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Menteri Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi, Ahmed Al-Rajhi, akan segera mengumumkan penerapan keputusan untuk melokalkan seluruh profesi di restoran, kafe, super market, dan mall, yang artinya tidak ada lowongan bagi warga asing.

Menteri mengatakan bahwa jumlah pria dan wanita muda Saudi yang memasuki pasar tenaga kerja pada bulan Januari melebihi 28.000, menurut laporan Saudi Gazette.

“Kami menargetkan semua sektor, kegiatan, dan profesi, dan kami akan berinvestasi dalam semua peluang sehingga memungkinkan putera dan puteri nasional untuk mengambil pekerjaan. Kami akan segera menerapkan keputusan untuk melokalkan profesi hukum dan pendidikan juga,” kata Al-Rajhi dalam pertemuannya dengan anggota Komite Nasional untuk Kontraktor dan Komite Nasional untuk Konsultasi Profesi.

Menteri mengatakan bahwa inisiatif dan program Saudisasi pada tahun 2019-2020 telah mencapai hasil yang sangat baik, dengan lebih dari 420.000 warga negara telah bergabung di pasar tenaga kerja.

“Jumlah orang Saudi yang bergabung dengan pasar tenaga kerja pada bulan Januari melebihi 28.000 pemuda dan pemudi, melalui cabang pusat ketenagakerjaan HADAF dan TAQAT serta program dukungan dan pemberdayaan pekerjaan,” imbuhnya.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here