
Arab Saudi danai restorasi Jakarta Islamic Center pasca kebakaran

Putra Mahkota dan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammad Bin Salman mengumumkan pada Rabu (16/11/2022) bahwa negaranya akan mendanai proyek restorasi Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, menyusul kebakaran yang terjadi pada 19 Oktober 2022. (Foto: Istimewa)
Restorasi Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, yang rusak karena dilalap api pada 19 Oktober 2022, akan didanai oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
Bali (Indonesia Window) – Putra Mahkota dan Perdana Menteri Arab Saudi Mohammad Bin Salman mengumumkan pada Rabu bahwa negaranya akan mendanai proyek restorasi Jakarta Islamic Center di Koja, Jakarta Utara, menyusul kebakaran yang terjadi pada 19 Oktober lalu.Saudi Press Agency (SPA) mengatakan bahwa pengumuman Putra Mahkota Saudi tersebut menegaskan perhatian dan ketertarikannya pada Islamic Center di semua negara karena memiliki peran penting dalam pendidikan generasi muda dan penyebaran Islam yang toleran.Islamic Center juga membawa pesan perdamaian, moderasi, dan dialog.Jakarta Islamic Center (JIC) meliputi area seluas 109.435 meter persegi dan terdiri dari sejumlah fasilitas, termasuk masjid dengan luas 2.200 meter persegi, yang dapat menampung lebih dari 20.000 jamaah, selain pusat studi penelitian dan ruang konferensi.Kebakaran
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang melanda bangunan Jakarta Islamic Centre pada Oktober lalu, namun kubah Masjid Raya JIC habis dilalap api.Kepala Pengelola JIC Muhammad Subki mengatakan, saat kebakaran terjadi, masjid tersebut tengah dalam proses renovasi, sehingga ditutup untuk kegiatan ibadah."Sebetulnya memang ruangan ibadah utama ini sudah satu bulan tidak digunakan karena memang sedang direnovasi. Jadi memang untuk kegiatan ibadah, kami sudah evakuasi ke lantai dasar di bawah lantai utama (lantai 2)," kata Subki di JIC, Kamis (20/10).Dia menjelaskan, renovasi kali ini bukan berupa perombakan kerangka kubah, melainkan perbaikan lapisan kubah. "Renovasi hanya mengubah lapisan. Mulai lapisan dalam dengan beberapa lapis, ada under layer, tripleks, dan sebagainya. Kami hanya mengupas lapisannya, tidak mengubah kerangkanya," jelas Subki.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia dorong finalisasi pakta perdagangan dengan Mercosur
Indonesia
•
12 Jul 2025

Presiden harapkan pandemik percepat pengembangan ekonomi digital
Indonesia
•
19 Nov 2020

Fokus Berita - Kemlu sosialisasikan reviu Strategi Kebijakan Pengembangan KEK untuk lebih atraktif bagi investor asing
Indonesia
•
09 Jun 2023

Pendapatan negara capai 1.317,2 triliun rupiah pada semester I-2022
Indonesia
•
01 Jul 2022


Berita Terbaru

YAPIDH Bekasi gelar pelatihan kepengasuhan dan ‘marketing’ pesantren untuk tingkatkan profesionalisme ‘musyrif’
Indonesia
•
12 Jul 2026

Halal expo dorong D-8 jadi kekuatan baru ekonomi halal global
Indonesia
•
09 Jul 2026

Indonesia luncurkan prototipe vaksin DBD Berbasis mRNA pertama di dunia
Indonesia
•
09 Jul 2026

Sebelum nikah dicatat, penghulu pastikan tiga hal ini
Indonesia
•
07 Jul 2026
