
Angka kebangkrutan perusahaan di Jepang naik 6,6 persen pada April 2026

Seorang pejalan kaki melewati layar yang menampilkan informasi pasar saham di Tokyo, Jepang, pada 6 Agustus 2024. (Xinhua/Yue Chenxing)
Angka kebangkrutan perusahaan dengan kewajiban setidaknya 10 juta yen di Jepang naik 6,6 persen dari tahun sebelumnya menjadi 883 kasus pada April 2026.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Angka kebangkrutan perusahaan dengan kewajiban setidaknya 10 juta yen di Jepang naik 6,6 persen dari tahun sebelumnya menjadi 883 kasus pada April 2026, menurut survei perusahaan riset kredit yang dirilis pada Rabu (13/5).
*1 yen = 111 rupiah
Kegagalan perusahaan yang disebabkan oleh kenaikan harga mencapai level tertinggi ketiga dalam sejarah, yakni sebanyak 85 kasus, seiring pelemahan yen yang mendorong kenaikan biaya bahan baku impor dan energi, menurut Tokyo Shoko Research.
Selain kenaikan biaya akibat inflasi, meningkatnya biaya tenaga kerja dan suku bunga yang lebih tinggi secara bertahap menggerus keuntungan perusahaan, sehingga semakin banyak perusahaan menghadapi tekanan arus kas yang lebih besar, ungkap survei tersebut.
Selain itu, dampak pada sisi pasokan akibat kelangkaan nafta dan melonjaknya harga minyak mentah yang dipicu konflik di Timur Tengah juga meningkatkan kekhawatiran.
Seorang pejabat di lembaga riset tersebut mengatakan lingkungan bisnis "akan menjadi semakin berat" jika disrupsi di Selat Hormuz terus berlanjut, sehingga memunculkan kemungkinan kebangkrutan yang akan terus meningkat hingga musim panas.
Berdasarkan industri, angka kebangkrutan meningkat secara tahunan (year-on-year) di tujuh sektor, termasuk konstruksi, manufaktur, dan perdagangan grosir.
Sektor konstruksi mencatatkan lonjakan 21,7 persen menjadi 185 kasus, yang mencerminkan melemahnya permintaan pembelian rumah yang sebagian dipicu melonjaknya harga properti dan tingginya suku bunga kredit perumahan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden ECB sebut ekonomi zona euro kemungkinan masih lemah hingga akhir tahun
Indonesia
•
29 Nov 2023

Pasar energi Asia awasi dampak ketegangan Rusia-Ukraina
Indonesia
•
16 Feb 2022

Kerja sama industri China-Indonesia dapat dorongan dari perusahaan manufaktur China
Indonesia
•
23 Sep 2022

Ekonomi Jerman terancam oleh gelombang pemogokan di sektor transportasi
Indonesia
•
16 Mar 2024


Berita Terbaru

OPEC turunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026
Indonesia
•
14 May 2026

Analisis – Hubungan China-AS terlalu penting untuk gagal
Indonesia
•
14 May 2026

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026
