
Beijing kerahkan 13.000 anggota parlemen untuk pengawasan pemerintah lebih baik

Orang-orang berjalan di dekat Jembatan Guomao di Beijing, ibu kota China, pada 6 Juni 2022. (Xinhua/Ju Huanzong)
Anggota parlemen Beijing dikerahkan untuk melakukan survei dan riset di kalangan warga, dengan mendengar opini dari masyarakat sebelum memberlakukan undang-undang (UU), dan selama pemberlakuan UU itu, terkait pembuangan sampah, pengelolaan properti, dan sebagainya.
Beijing, China (Xinhua) – Beijing, ibu kota China, telah mengerahkan 13.000 anggota parlemen tingkat daerah untuk mengawasi penegakan hukum dan menghimpun opini publik sejak 2019 dalam upaya terbaru untuk meningkatkan kekuatan supervisinya.Kota tersebut telah melembagakan sebuah kampanye yang mengirim para anggota parlemen untuk mendengar opini dari masyarakat sebelum memberlakukan undang-undang (UU), dan selama pemberlakuan UU itu, sebut Komite Tetap Kongres Rakyat Kota Beijing dalam laporan kerjanya yang disampaikan kepada kongres rakyat kota itu, yang menutup pertemuan tahunan pada Kamis (19/1).Para anggota parlemen melakukan survei dan riset di kalangan warga tentang penegakan UU dan peraturan terkait pembuangan sampah, pengelolaan properti, dan sebagainya, menurut laporan kerja itu.Proses ini bertujuan untuk membantu mereka mengungkap permasalahan sebagai bentuk pengawasan terhadap pemerintah dan penegakan hukum. Para anggota parlemen juga melakukan pembicaraan dengan warga untuk menyalurkan ide-ide publik ke dalam proses pembuatan UU."Dahulu, hanya ada beberapa puluh perwakilan (untuk kongres rakyat) yang menginspeksi implementasi UU dan regulasi. Saat ini, lebih dari 10.000 deputi tingkat daerah berpartisipasi dalam proses tersebut," ungkap Cong Luoluo, ketua komite pembangunan sosial Kongres Rakyat Kota Beijing ke-15.Proses ini memastikan bahwa suara rakyat dapat didengar di setiap langkah, termasuk pembuatan UU, implementasi, dan supervisi, ujarnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Konsep Kebijakan Luar Negeri: Rusia akan tingkatkan kerja sama dengan China
Indonesia
•
02 Apr 2023

Uni Eropa raih kesepakatan LNG AS namun tepis permintaan rubel Rusia
Indonesia
•
25 Mar 2022

China serukan kepada negara-negara untuk tolak koersi ekonomi AS
Indonesia
•
21 Jul 2024

China waspada terhadap potensi kantor NATO di Jepang
Indonesia
•
14 May 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
