
Airbus mulai produksi pesawat A321 di Tianjin, China

Para staf bekerja di jalur perakitan akhir Airbus Tianjin untuk keluarga pesawat jet A320 di Tianjin, China utara, pada 24 Februari 2022. (Xinhua/Airbus China)
Pesawat A321 Airbus mulai diproduksi di fasilitas Final Assembly Line Asia mereka di Tianjin, China utara, dan perakitan pertama diperkirakan akan dikirim awal tahun depan.
Tianjin, China (Xinhua) – Produsen pesawat Eropa Airbus mulai memproduksi pesawat A321 di fasilitas Final Assembly Line Asia mereka di Tianjin, China utara, pada Rabu (9/11). Hal tersebut sekaligus mengonfirmasi bahwa China mampu mengirim semua model pesawat keluarga Airbus A320."A321 saat ini merupakan salah satu pesawat paling populer di keluarga A320," ungkap George Xu, CEO Airbus China. "Ini menjadi langkah terbaru kami di China, menunjukkan dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk pasar China."Pesawat A321 pertama yang dirakit di Tianjin diperkirakan akan dikirim awal tahun depan.Saat ini, backlog perusahaan itu untuk pesawat A321 mencakup sekitar 60 persen dari total backlog global mereka untuk jajaran pesawat keluarga A320.Mampu menampung lebih dari 200 penumpang, model A321 lorong tunggal mampu melakukan penerbangan rute panjang yang menyamai kapasitas pesawat berbadan lebar, tetapi dengan biaya operasional yang lebih ekonomis.Pasar China
Pada Juli lalu, Michel Tran Van, Chief Operating Officer (COO) Airbus China, mengungkapkan optimismenya tentang prospek besar produsen pesawat terkemuka dunia tersebut untuk pasar China, meskipun industri penerbangan di seluruh dunia dihadapkan pada tantangan besar yang muncul akibat epidemi."Kami akan tetap di China. Ini adalah pasar negara tunggal yang tumbuh paling cepat dalam jangka panjang," kata Tran Van. "Kami akan terus mencari kemitraan untuk litbang (penelitian dan pengembangan) dan teknologi."Tran Van menyebut tentang lini perakitan akhir (final assembly line/FAL) Airbus Asia yang berada di Kota Tianjin (FAL Tianjin), China utara, mengatakan bahwa meskipun epidemi masih membayangi, "semua pabrik kami di China dan khususnya di Tianjin beroperasi, dan beroperasi secara normal.""Kami mengirimkan pesawat seperti yang diharapkan. Rantai pasokan menyuplai FAL (di Tianjin) ini seperti yang kami harapkan," tuturnya. "Pada akhirnya, tidak ada dampak terhadap kapasitas kami di seluruh dunia."
Para staf bekerja di lini perakitan akhir Tianjin milik Airbus untuk keluarga jet A320 di Tianjin, China utara, pada 24 Februari 2022. (Xinhua/Airbus China)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Terminal logistik berteknologi 5G pertama Eropa dibuka di Hongaria
Indonesia
•
20 Oct 2022

Impor jeruk Indonesia dari China meningkat pada Januari 2024 berkat perayaan Tahun Baru Imlek
Indonesia
•
20 Feb 2024

WTO revisi pertumbuhan perdagangan barang global 2026 jadi 1,8 persen akibat kenaikan tarif AS
Indonesia
•
11 Aug 2025

Spring Airlines buka rute Guangzhou dan Shenzhen-Jakarta, Kemenpar optimistis dongkrak pariwisata nasional
Indonesia
•
23 Jun 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
