
Acara memuliakan Ka’bah adalah pendekatan yang konsisten bagi Kerajaan

Proses pencucian tirai pintu Ka'bah pada Rabu (2/8/2023). (Foto: Istimewa)
Acara memuliakan Ka’bah dimulai Rabu malam dengan mengangkat tirai pintu bangunan suci tersebut sebagai persiapan tahap utama pencucian Ka'bah sesuai dengan standar dan sistem layanan terbaru dan terbaik untuk acara global yang penting tersebut.
Jakarta (Indonesia Window) – Peluncuran upacara acara Islam, yaitu mengangkat tirai pintu Ka'bah sebagai persiapan untuk acara memuliakan Ka’bah pada Rabu.Juru bicara resmi Presidensi Jenderal Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Maher bin Mansi Al-Zahrani, membenarkan bahwa mensucikan dan memuliakan Ka’bah dengan merawatnya dan memeliharanya adalah pendekatan yang konsisten dan solid sejak era Raja Abdulaziz bin Abdul Rahman - semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberkati jiwanya - hingga era kemakmuran Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz dan putra mahkotanya yang setia.Dia lebih lanjut melanjutkan, "sistem kepresidenan memanfaatkan semua kemampuan teknis, layanan dan manusia untuk mencuci Ka'bah, yang didukung oleh kader teknis dan teknik untuk memperpanjang tangga Ka'bah."Ia mengerahkan energinya dengan cara yang sesuai dengan kesucian Ka'bah dan posisinya yang kokoh di hati umat Islam, di bawah pengawasan langsung Presiden Jenderal Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Dr. Abdul Rahman Al-Sudais, sesuai dengan rencana pemerintah.Perlu dicatat bahwa upacara pencucian Ka'bah dimulai pertama kali dengan menyapu lantai Ka'bah dari debu dan tanah sebelum dicuci, kemudian membawa peralatan tembaga di mana 10 liter air Zamzam dicampur dengan wangi mawar, minyak tua, dan oud halus, serta kain basah untuk memulai proses menyeka dinding bangunan suci tersebut dari dalam.Kemudian tiga tiang di dalam Ka'bah, serta lantai, dicuci, setelah itu dikeringkan dengan kain menggunakan kayu pegangan, dan terakhir dindingnya diolesi dengan alat-alat terbaru untuk menutupi seluruh area Ka'bah.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Angka kesuburan total Korea Selatan capai level tertinggi dalam 4 tahun pada 2025
Indonesia
•
26 Feb 2026

Mekanisme negara Yunani dimobilisasi untuk respons aktivitas seismik di Santorini
Indonesia
•
07 Feb 2025

Kapal pesiar mewah dengan 2.000 penumpang tiba di Sri Lanka
Indonesia
•
30 Nov 2022

Australia masukkan elemen kelinci di prangko, akta kelahiran, dan jalan ikonis
Indonesia
•
18 Jan 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
