
15.000 batang lemang dibakar serentak di Aceh Barat Daya, pecahkan rekor MURI

Warga membakar lemang bambu secara massal dalam acara tradisi budaya 'Meuseuraya Toet Leumang' di bantaran sungai Desa Lueng Asan, Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh, pada 25 April 2026. (Xinhua/Anwar)
Aceh Barat Daya, Aceh (Xinhua/Indonesia Window) – Lemang merupakan makanan tradisional khas Melayu yang terbuat dari beras ketan dan santan yang dimasukkan ke dalam ruas bambu muda berlapis daun pisang, lalu dibakar dengan bara api.


Dalam acara ‘Meuseuraya Toet Leumang’ di Kabupaten Aceh Barat Daya, sebanyak 15.000 batang lemang dibakar secara serentak. Acara ini digelar untuk melestarikan warisan kuliner Nusantara dan masuk dalam rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Menelusuri jejak panjang budaya dan tradisi komunitas Tionghoa di Kampung Kapitan Palembang
Indonesia
•
01 Jul 2025

PBB: Warga Palestina kembali bergerak ke Gaza utara setelah gencatan senjata
Indonesia
•
11 Oct 2025

Kelaparan yang melanda Gaza jadi perhatian PBB
Indonesia
•
28 Feb 2024

Chicago umumkan keadaan darurat sebagai respons atas arus masuk migran
Indonesia
•
10 May 2023


Berita Terbaru

Opini – Memuliakan guru, menjaga akal bangsa
Indonesia
•
16 Aug 2026

Feature – Dari benteng berusia 2.000 tahun, perempuan Afghanistan menemukan jalan lewat seni
Indonesia
•
16 Aug 2026

621 tahun jejak Cheng Ho, Semarang kembali hidupkan warisan akulturasi budaya
Indonesia
•
16 Aug 2026

Anak di bawah 16 tahun bakal dilarang akses media sosial di Norwegia
Indonesia
•
15 Aug 2026
