
Taiwan pamerkan kekuatan inovasi kesehatan lewat video ‘Taiwan Cares Beyond Borders’

Taiwan mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi, kecerdasan buatan, semikonduktor, serta layanan kesehatan untuk menghadirkan sistem medis yang lebih modern dan humanis.
Jakarta (Indonesia Window) – Menjelang pelaksanaan Sidang ke-79 World Health Assembly (WHA) di Jenewa, Swiss, Taiwan kembali menunjukkan komitmennya dalam isu kesehatan global melalui peluncuran kampanye internasional bertajuk ‘Taiwan Cares Beyond Borders.’
Kampanye ini menjadi bagian dari upaya Taiwan untuk memperoleh dukungan dunia internasional terhadap partisipasi bermakna Taiwan di World Health Organization sekaligus memperkenalkan kekuatan teknologi kesehatan dan layanan medis cerdas yang dimilikinya, demikian sebut Department of International Information Sevices, Kementerian Luar Negeri Taiwan yang diterima pada Rabu.
Sidang WHA ke-79 sendiri berlangsung pada 18 Mei 2026 di Jenewa. Bersamaan dengan agenda tersebut, Taiwan juga menggelar perdana ‘Taiwan Smart Medical & HealthTech Expo’ pada 17–19 Mei 2026 di Hotel President Wilson, sebagai ajang memperlihatkan inovasi sektor kesehatan Taiwan kepada komunitas internasional.
Kementerian Luar Negeri Taiwan meluncurkan video promosi berdurasi tiga menit berjudul ‘Taiwan Cares Beyond Borders’ serta video teaser pameran berdurasi 30 detik. Kedua video itu pertama kali ditayangkan dalam konferensi pers bersama yang dipimpin Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung dan Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Taiwan Shih Chung-liang pada 11 Mei 2026.
Video promosi tersebut menampilkan kemampuan Taiwan dalam mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi, kecerdasan buatan, semikonduktor, serta layanan kesehatan untuk menghadirkan sistem medis yang lebih modern dan humanis.
Mengangkat tema ‘Kehidupan Hingga Usia Seratus Tahun’, video ini menyoroti tantangan penuaan populasi global yang juga menjadi perhatian utama WHO dalam beberapa tahun terakhir.
Melalui pendekatan naratif yang hangat, Taiwan memperlihatkan bagaimana teknologi kesehatan cerdas dapat membantu masyarakat lanjut usia menjalani hidup yang lebih sehat, mandiri, dan bermartabat. Inovasi tersebut dinilai menjadi salah satu kontribusi penting Taiwan dalam mendukung tata kelola kesehatan global.
Pada bagian akhir video, kampanye visual ditampilkan melalui ilustrasi Taiwan berbentuk rangkaian sirkuit cip dengan slogan utama ‘Chip in with Taiwan’ dan slogan pendukung ‘WHO Cares? TAIWAN Cares!’.
Pesan tersebut menegaskan kesiapan Taiwan untuk terlibat aktif dalam kerja sama kesehatan internasional melalui kekuatan inovasi teknologi dan kapabilitas medisnya.
Sementara itu, video teaser ‘Taiwan Smart Medical & HealthTech Expo’ berfokus pada solusi kesehatan berbasis semikonduktor, kecerdasan buatan, dan layanan kesehatan cerdas yang dirancang lebih presisi dan responsif terhadap kebutuhan manusia, khususnya masyarakat lanjut usia.
Melalui pameran tersebut, Taiwan mengundang komunitas internasional untuk melihat langsung praktik inovasi kesehatan yang dikembangkan sekaligus menjajaki peluang kerja sama di sektor layanan kesehatan global.
Kementerian Luar Negeri Taiwan menyebutkan bahwa kedua video kampanye itu akan disebarluaskan melalui berbagai platform digital, termasuk kanal YouTube resmi kementerian, kanal ‘Trending Taiwan’, serta media sosial seperti Facebook, Instagram, Threads, dan X.
Kantor perwakilan Taiwan di berbagai negara juga akan turut membantu promosi guna meningkatkan dukungan internasional terhadap partisipasi Taiwan di WHO dan WHA.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNHCR: Sekitar 1 juta pengungsi Suriah kemungkinan akan pulang pada paruh pertama 2025
Indonesia
•
19 Dec 2024

Rumah sakit di Jerman catat rekor kebangkrutan akibat meningkatnya biaya staf
Indonesia
•
28 Dec 2023

LSM China ungkap pelanggaran HAM yang dilakukan AS
Indonesia
•
09 Aug 2022

Investasi 1 dolar per orang per tahun dapat selamatkan 7 juta jiwa di dunia
Indonesia
•
14 Dec 2021


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
