
China kembangkan wahana antariksa berawak baru dengan tujuh penumpang

Taikonaut Fei Junlong terlihat keluar dari kapsul pembawa pulang (return capsule) dari wahana antariksa berawak Shenzhou-15 di situs pendaratan Dongfeng di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 4 Juni 2023. (Xinhua/He Shuchen)
Wahana antariksa berawak China generasi berikutnya akan memiliki fitur tempat duduk hingga tujuh orang serta dapat mengangkut lebih banyak pasokan kargo, sehingga memperluas skala penerbangan luar angkasa serta membuka bidang baru, seperti wisata ke luar angkasa.
Beijing, China (Xinhua) – China sedang mengembangkan wahana antariksa generasi berikutnya yang memiliki fitur tempat duduk hingga tujuh orang, demikian diungkapkan oleh Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Kamis (8/6).Lebih lapang dari wahana antariksa dengan tiga tempat duduk saat ini, wahana antariksa generasi baru itu akan dapat mengangkut lebih banyak pasokan kargo dan lebih banyak awak, yang akan berkontribusi untuk memperluas skala penerbangan antariksa berawak serta membuka bidang baru, seperti wisata ke luar angkasa, papar Zhou Jianping, kepala perancang program antariksa berawak China, dalam sesi wawancara.
Kombinasi wahana luar angkasa berawak Shenzhou-16 dan roket pengangkut Long March-2F dipindahkan ke area peluncuran di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 22 Mei 2023. (Xinhua/Wang Jiangbo)
Misi ke Bulan
Pada 29 Mei lalu, Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) merilis pengumuman bahwa pihaknya akan mengumpulkan proposal untuk wahana penjelajah (rover) Bulan berawak pertama negara itu, yang akan dikemudikan oleh dua astronaut.China akan mendaratkan astronautnya di Bulan pada 2030, dan dua astronaut akan mengendarai wahana penjelajah Bulan untuk melakukan eksplorasi ilmiah selama misi tersebut, menurut pengumuman itu.Desain misi saat ini menunjukkan bahwa rover tersebut akan memiliki fungsi seperti pengemudian dan pengendaraan berawak, pergerakan di permukaan Bulan, dukungan pemosisian serta bantuan keselamatan, yang dapat membantu astronaut dalam hal pergerakan, komunikasi, eksplorasi, dan sebagainya, katanya.Guna mengumpulkan sumber daya berkualitas tinggi dari seluruh masyarakat, mengeksplorasi mode pengembangan komersial yang sesuai dan meningkatkan efisiensi, CMSA mengajak publik untuk mengirim proposal dan akan memilih tim terbaik untuk mengembangkan purwarupa rover itu, tambahnya.Proposal tersebut harus mencakup demonstrasi persyaratan tugas, desain skema keseluruhan, teknologi kunci utama, desain keselamatan dan keandalan, proses pengembangan, jaminan kualitas dan jadwal, model bisnis, serta permintaan pendanaan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Eksoskeleton robotik bantu aktivitas pendakian gunung dan perawatan lansia
Indonesia
•
13 Feb 2025

Peneliti China kembangkan ‘drone multirotor bi-wing’
Indonesia
•
25 Nov 2023

COVID-19 – Rusia produksi vaksin eksperimental untuk hewan pada Oktober
Indonesia
•
17 Sep 2020


Berita Terbaru

Antibiotik kian tak mempan untuk anak, proyeksi ancaman hingga 2035
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi: Tinggal di lingkungan yang banyak pohon bantu turunkan risiko depresi pada lansia
Indonesia
•
28 Jul 2026

Studi ungkap tanaman 'tahu' kapan harus tumbuh, temuan ini bisa tingkatkan hasil panen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ilmuwan temukan cara baru bakteri cepat kebal terhadap antibiotik, buka peluang pengobatan lebih efektif
Indonesia
•
28 Jul 2026
