
Visi 2030 transformasikan pendidikan tinggi, Arab Saudi kini tawarkan peluang kuliah di saintek hingga bisnis

Kolase foto ini menunjukkan Ketua Panitia SEE 2026, Muhammad Abdul Muiz (kiri), dan Ketua Majelis Syuro Persatuan Pelajar dan Mahasiswa (PPMI) Arab Saudi, Muhammad Ridho Sastrawijaya (kanan), saat memberika sambutan pada pembukaan Saudi Education Expo (SEE) 2026 di Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Indonesia Window)
Jakarta (Indonesia Window) – Perkembangan pesat dan transformasi yang revolusioner tengah terjadi di Arab Saudi.
Di bawah Visi 2030, Arab Saudi bertekad mengubah wajah sektor-sektor publiknya, termasuk mendiversifikasikan ekonominya, dan menjadikan lingkungan sosial negaranya rumah bagi masyarakat dunia.
"Visi Saudi 2030 juga membawa perubahan besar dalam bidang pendidikan," ujar Ketua Majelis Syuro Persatuan Pelajar dan Mahasiswa (PPMI) Arab Saudi, Muhammad Ridho Sastrawijaya, dalam sambutannya pada pembukaan Saudi Education Expo (SEE) di Jakarta, Jumat.
Demi mewujudkan Visi 2030 yang itu, lanjutnya, Arab Saudi kini bukan hanya menjadi tempat belajar ilmu-ilmu agama Islam, tapi juga membuka luas cabang-cabang ilmu dunia lainnya, seperti sains, teknologi, kesehatan, ekonomi dan bisnis, serta lainnya.
Menurut pengamatannya, keinginan para pelajar Indonesia untuk belajar dan kuliah di Arab Saudi sangat besar, namun "lebih besar keinginan untuk kuliah Arab Saudi daripada informasi dan pengetahuan tentang bagaimana cara mendaftar dan syarat-syaratnya."
Selain itu, imbuhnya, informasi yang didapatkan oleh masyarakat tentang pendaftaran dan perkuliahan di Arab Saudi sering kali belum tentu benar.
"Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Arab Saudi tidak hanya berperan dalam melayani mahasiswa Indonesia yang sudah ada di Arab Saudi saja, tapi juga menjadi jembatan bagi para pelajara di Tanah Air yang ingin kuliah di Arab Saudi," ucap alumnus King Saud University ini.
Saudi Education Expo 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi ini merupakan yang kedua kalinya setelah sukses digelar pada 2025 dan menarik setidaknya 2.000 pengunjung.

Acara pembukaan SEE 2026 dihadiri oleh CEO of Iqra Arabia Universitas Umm Al-Qura Makkah Al-Mukarramah, Syekh Dr. Abdullah Bawazier dan Ketua Umum Persatuan Alumni Universitas Arab Saudi, Ustadz Bachtiar Nasir, Lc.
"Perkembangan tahun ini sangat signifikan. Jumlah pengunjung mencapai 15.000 orang, dengan lebih dari 20 kampus membuka booth informasi dan konsultasi, serta lebih dari 41 tenants mengisi area pameran yang terdiri atas fashion, kuliner, dan layanan pendidikan," urai Ketua Panitia SEE 2026, Muhammad Habibul Muiz, pada kesempatan yang sama.
Dalam sambutannya, mahasiswa Islamic University of Madinah itu menegaskan bahwa SEE diharapkan menjadi komunitas ta'awun (gotong royong) dalam membuka akses informasi kepada masyarakat Indonesia untuk kuliah di Arab Saudi.
"Dengan mengusung tagline 'eksplorasi, edukasi, inspirasi, menembus batas ke Saudi,’ semoga dari sini akan lahir ribuan ulama, cendekiawan, dan pemimpin masa depan yang membawa kemaslahatan bagi bangsa, negara, dan agama Islam," serunya.
Beberapa universitas Arab Saudi yang turut berpartisipasi dalam event tersebut adalah Islamic University of Madinah, King Abdulaziz University Jeddah, Imam Muhammad ibn Saud Islamic University Riyadh, Jouf University, Majma'ah University, dan King Fahd University of Petroleum and Minerals.
SEE 2026 digelar di gedung SMESCO Jakarta pada 31 Juli-2 Agustus.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jokowi, Zhao Leji apresiasi peningkatan kerja sama Indonesia-China
Indonesia
•
19 Oct 2023

Pemerintah akan kembangkan pusat perikanan terpadu di Ambon
Indonesia
•
29 Mar 2021

Presiden buka rakornas pemerintah pusat dan daerah 2024 di Sentul, Bogor
Indonesia
•
08 Nov 2024

Sapta Nirwandar, pariwisata halal, dan gelar guru besar kehormatan
Indonesia
•
16 Dec 2021


Berita Terbaru

Di tengah ketegangan Timur Tengah, Arab Saudi tetap jadi destinasi kuliah yang aman, karier global terbuka
Indonesia
•
31 Jul 2026

CEO Umm Al-Qura Makkah akui mahasiswa Indonesia berakhlak baik, jaga reputasi bangsa
Indonesia
•
31 Jul 2026

Indonesia dan Kamboja perangi penipuan daring global, ribuan pelaku telah ditindak
Indonesia
•
29 Jul 2026

Maroko sediakan 50 beasiswa kuliah, Menag upayakan ditambah
Indonesia
•
30 Jul 2026
