Durian beku pertama dari Indonesia tiba di China, buka jalur cepat via laut untuk pengiriman buah

Kontainer yang memuat 23 ton pure dan daging buah durian beku dari Indonesia ini tiba di Zona Perdagangan Bebas Qinzhou di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. (Xinhua/Zhao Huan)
Varietas durian Indonesia yang beragam memenuhi preferensi konsumen yang berbeda-beda, dan durian beku digunakan secara luas untuk makanan penutup, kue, dan es krim, memenuhi permintaan yang terus meningkat di China.
Nanning, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah upacara penyambutan diadakan pada Selasa (6/1) di Qinzhou, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, untuk menandai kedatangan kontainer pertama durian beku asal Indonesia yang diekspor ke China melalui transportasi laut, yang merupakan langkah penting dalam upaya memperluas perdagangan pertanian bilateral.Sebelumnya, durian beku Indonesia dalam jumlah kecil telah masuk ke China melalui jalur udara untuk uji coba konsumsi. Dengan dukungan rute pengiriman via laut dan logistik rantai dingin yang sudah mapan, durian beku Indonesia kini diharapkan dapat dipasok ke China dalam skala yang lebih besar dan stabil, menyuntikkan momentum baru bagi kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia-China.Kontainer yang membawa 23 ton pure dan daging buah durian beku dari Indonesia ini diimpor melalui prosedur bea cukai dan dikirim dari Indonesia pada 26 Desember 2025. Setelah melewati proses bea cukai, kontainer tersebut tiba di gudang berikat di Zona Berikat Komprehensif Qinzhou pada 5 Januari 2026, membuka rute maritim khusus yang menghubungkan area-area produksi Indonesia dengan pasar China.Wu Junyi, manajer umum perusahaan pengimpor, mengatakan durian beku tersebut akan diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, termasuk durian iris dengan kulit, daging durian beku, durian kering beku, dan pasta durian, sehingga membentuk rantai industri terpadu yang meliputi bahan baku, pengolahan, dan pengembangan merek (branding).Menurut perusahaan pengimpor tersebut, investasi sebesar 30 juta yuan, atau sekitar 4,2 juta dolar AS, telah dilakukan untuk membangun pabrik rantai industri penuh durian berkonsep pintar pertama di China, yang mengintegrasikan berbagai teknologi seperti penyortiran hiperspektral berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), pembekuan cepat nitrogen cair, dan pengeringan beku. Teknologi-teknologi ini memungkinkan produksi yang terstandardisasi dan terkontrol, mengatasi tantangan lama dalam industri yang berkaitan dengan penyortiran manual dan kualitas yang tidak konsisten. Wu mengatakan perusahaan berniat menggunakan impor ini sebagai model untuk mengeksplorasi jalur pemrosesan yang terstandardisasi dan dapat direplikasi untuk produk pertanian khusus dari negara-negara ASEAN, memajukan pemrosesan mendalam (deep processing), rantai pasokan digital, dan pengembangan merek.*1 yuan = 2.401 rupiah**1 dolar AS = 16.762 rupiahSebelumnya, produk durian Indonesia harus diproses di negara ketiga sebelum memasuki China. Pada Mei 2025, Administrasi Umum Bea Cukai China dan otoritas karantina Indonesia menandatangani protokol fitosanitasi untuk ekspor durian beku ke China. Pengiriman saat ini mewakili hasil nyata dari konsultasi teknis yang berkelanjutan dan peningkatan kerja sama inspeksi dan karantina antara kedua negara, serta mencerminkan kemajuan berkelanjutan dari inisiatif ‘ASEAN Fruits Gather in Guangxi’.Budi Hansyah, konselor komersial Kedutaan Besar Republik Indonesia di China, mengatakan bahwa masuknya durian beku Indonesia ke pasar China menunjukkan hubungan perdagangan yang erat dan solid antara kedua negara. Saat ini, delapan perusahaan Indonesia telah disetujui oleh otoritas bea cukai China untuk mengekspor durian beku, sementara negosiasi mengenai akses pasar untuk durian segar juga terus berjalan. Varietas durian Indonesia yang beragam memenuhi preferensi konsumen yang berbeda-beda, dan durian beku digunakan secara luas untuk makanan penutup, kue, dan es krim, memenuhi permintaan yang terus meningkat di China, tambahnya.Chen Jingen, wakil wali kota Qinzhou, mengatakan bahwa Pelabuhan Qinzhou, yang merupakan pusat utama dari Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru, saat ini mengoperasikan 44 rute pelayaran yang menghubungkan negara-negara ASEAN. Jalur transportasi intermoda kereta-laut menghubungkan pelabuhan tersebut dengan 18 provinsi dan 72 kota di seluruh China, membentuk sebuah jaringan logistik yang efisien dan memungkinkan produk pertanian Indonesia mencapai pasar pedalaman dan terhubung dengan kereta kargo China-Eropa yang melayani destinasi Eurasia. Dengan Kanal Pinglu yang diperkirakan akan dibuka untuk pelayaran pada 2026, biaya logistik diproyeksikan akan turun hingga sekitar 30 persen, semakin memudahkan masuknya produk pertanian Indonesia dan negara ASEAN lainnya ke pasar China.Dalam beberapa tahun terakhir, Guangxi terus memperdalam kerja sama praktisnya dengan negara-negara ASEAN di bidang perdagangan pertanian. Data dari departemen perdagangan regional menunjukkan bahwa dari Januari hingga November 2025, pelabuhan-pelabuhan Guangxi mengimpor lebih dari 2,65 juta ton buah-buahan dari ASEAN, naik 15,8 persen secara tahunan (year on year), dengan total nilai melebihi 40,6 miliar yuan, atau naik 22 persen. Tahun ini, Guangxi berencana untuk mempercepat pengembangan Pusat Perdagangan Buah China-ASEAN dan terus menyelenggarakan acara-acara seperti Festival Buah ASEAN, semakin mengonsolidasikan model perdagangan "produksi ASEAN, distribusi Guangxi, dan penjualan nasional".China merupakan pengimpor sekaligus konsumen durian terbesar di dunia. Pada 2025, China mengimpor sekitar 1,56 juta ton durian, dengan nilai hampir 50 miliar yuan.Dalam beberapa tahun terakhir, perdagangan durian telah menjadi simbol khas kerja sama pertanian antara China dan ASEAN. Permintaan yang kuat di pasar China untuk durian dan produk-produk terkait telah membantu menciptakan pasar konsumen yang cukup besar, dengan durian segar dari negara-negara seperti Thailand dan Vietnam telah mendapat persetujuan masuk. Penambahan durian beku Indonesia semakin memperluas peluang bagi negara-negara ASEAN untuk berbagi dalam pertumbuhan pasar China dan memperdalam kerja sama perdagangan pertanian.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Industri energi terbarukan China terus jadi yang terdepan secara global
Indonesia
•
14 Feb 2023

Opini – Negara-negara Global South harus serempak tolak ‘tarif resiprokal’
Indonesia
•
24 Apr 2025

China miliki lebih dari 2,84 juta BTS 5G
Indonesia
•
19 Jul 2023

Forum investasi soroti keunggulan Hong Kong sebagai pusat keuangan internasional
Indonesia
•
03 Nov 2022
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
