Penelitian tunjukkan hubungan vaksinasi COVID dengan penurunan risiko serangan jantung

Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang warga di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 17 Desember 2022. (Xinhua)
Vaksinasi COVID-19 baik lengkap maupun parsial telah dikaitkan dengan serangan jantung utama yang berbahaya (major adverse cardiac event/MACE) di Amerika Serikat (AS).
Los Angeles, AS (Xinhua) – Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa vaksinasi COVID-19 berkaitan dengan penurunan kejadian serangan jantung, stroke, dan masalah kardiovaskular lainnya pada orang yang terinfeksi SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19.Dipublikasikan pada Senin (20/2) di Journal of the American College of Cardiology, penelitian ini menjadi penelitian pertama yang mengkaji vaksinasi lengkap maupun parsial serta kaitannya dengan serangan jantung utama yang berbahaya (major adverse cardiac event/MACE) di Amerika Serikat (AS).Para peneliti dari Icahn School of Medicine at Mount Sinai (ISMMS) menggunakan basis data National COVID Cohort Collaborative (N3C) AS. Penelitian tersebut melibatkan 1.934.294 pasien, yang 217.843 di antaranya menerima formulasi vaksin mRNA dari Pfizer-BioNTech atau Moderna, atau teknologi vektor virus dari Johnson & Johnson."Kami berupaya mengklarifikasi dampak vaksinasi sebelumnya terhadap kejadian kardiovaskular pada orang yang terkena COVID-19 dan menemukan bahwa, khususnya pada mereka yang memiliki penyakit bawaan seperti MACE, diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, penyakit hati (lever), dan obesitas, terdapat keterkaitan dengan risiko komplikasi yang lebih rendah," kata Girish N. Nadkarni, penulis senior dalam penelitian ini yang juga profesor kedokteran di ISMMS."Meski kami tidak dapat menghubungkan kausalitasnya, ini menjadi bukti pendukung bahwa vaksinasi bisa memiliki efek yang bermanfaat pada berbagai komplikasi pasca-COVID-19," tuturnya.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Astronaut relokasi pelabuhan ‘docking’ wahana SpaceX di stasiun luar angkasa
Indonesia
•
03 May 2023

Tim ilmuwan China temukan fosil badak berusia 14 juta tahun di Asia Timur
Indonesia
•
20 Dec 2023

Jepang bangun fasilitas pembuangan limbah radioaktif Fukushima walau ditentang
Indonesia
•
05 Aug 2022

Tim ilmuwan pantau radiasi Matahari permukaan menggunakan pengindraan jauh pada satelit
Indonesia
•
06 Apr 2025
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Hidrogen dan manufaktur hijau, kunci penting transisi energi rendah karbon
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026
