
Utusan PBB serukan upaya capai kemajuan politik untuk selesaikan krisis Suriah

Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Suriah yang sedang berkunjung, Geir Pedersen (kiri), bertemu dengan Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad di Damaskus, Suriah, pada 17 Oktober 2022. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Penyelesaian krisis Suriah harus didorong oleh kemajuan yang dicapai di bidang politik, selain bantuan kemanusiaan dan gencatan senjata nasional.
Damaskus, Suriah (Xinhua) – Utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Suriah yang sedang berkunjung, Geir Pedersen, pada Senin (17/10) menyerukan upaya untuk mencapai kemajuan di bidang politik guna menyelesaikan krisis Suriah.Saat berbicara kepada para wartawan setelah pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad, Pedersen menceritakan berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat Suriah, seraya mengatakan bahwa meskipun gencatan senjata telah ditetapkan pada 2020, masih terdapat banyak warga sipil yang terbunuh, dan 15 juta warga Suriah masih membutuhkan bantuan kemanusiaan.Pedersen menjelaskan bahwa PBB tetap berkomitmen untuk berupaya memberikan bantuan kemanusiaan dan mendukung gencatan senjata nasional, tetapi dua faktor ini tidak cukup tanpa kemajuan yang dicapai di bidang politik.Utusan PBB itu mengatakan dia dan Mekdad membahas sejumlah cara untuk membangun "langkah-langkah pembangunan kepercayaan" yang sejalan dengan resolusi 2254 Dewan Keamanan yang menyediakan peta jalan untuk penyelesaian politik atas krisis Suriah.
Perahu-perahu berbendera Suriah pada 25 September 2022 mencari para korban perahu migran yang tenggelam di lepas pantai Suriah pada Kamis (22/9/2022) di Kota Tartous, Suriah. (Xinhua/Str)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Wanita lansia lebih banyak alami demensia dibandingkan pria
Indonesia
•
03 Sep 2021

Feature – Si miskin Zhang Xue ciptakan sepeda motor balap yang menangkan kejuaraan dunia
Indonesia
•
08 Apr 2026

Feature – Warga Gaza hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan usai banjir
Indonesia
•
21 Nov 2025

Proyek pelapisan Piramida Menkaure di Giza, Mesir, picu kontroversi
Indonesia
•
01 Feb 2024


Berita Terbaru

Opini – Memuliakan guru, menjaga akal bangsa
Indonesia
•
16 Aug 2026

Feature – Dari benteng berusia 2.000 tahun, perempuan Afghanistan menemukan jalan lewat seni
Indonesia
•
16 Aug 2026

621 tahun jejak Cheng Ho, Semarang kembali hidupkan warisan akulturasi budaya
Indonesia
•
16 Aug 2026

Anak di bawah 16 tahun bakal dilarang akses media sosial di Norwegia
Indonesia
•
15 Aug 2026
