
China gelar acara pernikahan massal untuk cegah pemborosan

Para pasangan pengantin baru menghadiri pernikahan massal di Xinjiang International Grand Bazaar di Urumqi, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, pada 10 Agustus 2024. (Xinhua/Ding Lei)
Upacara pernikahan massal di China bertujuan untuk mempromosikan pernikahan yang disederhanakan dan mencegah adat istiadat yang sudah ketinggalan zaman seperti hadiah pertunangan yang berlebihan.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebanyak 5.000 pasangan, termasuk pasangan pengantin baru dari Hong Kong, Makau, dan Taiwan, akan berpartisipasi dalam sebuah upacara pernikahan massal pada 22 September, demikian menurut Federasi Wanita Seluruh China (All-China Women's Federation), pada Rabu (21/8).Upacara pernikahan tradisional China, yang diselenggarakan sebagai kegiatan yang bermanfaat bagi publik oleh federasi dan lima institusi lainnya, bertujuan untuk mempromosikan pernikahan yang disederhanakan dan mencegah adat istiadat yang sudah ketinggalan zaman seperti hadiah pertunangan yang berlebihan.Acara tersebut akan berlangsung di Beijing, dengan upacara serentak di seluruh negara itu via video. Para pengantin baru dapat mengajukan pendaftaran dengan menunjukkan surat nikah mereka melalui akun WeChat resmi federasi untuk berpartisipasi dalam pernikahan massal itu.Data dari Kementerian Urusan Sipil menunjukkan bahwa China mencatatkan 7,68 juta pendaftaran pernikahan pada 2023, meningkat 12,4 persen secara tahunan (year on year).China baru-baru ini menyederhanakan proses pendaftaran pernikahan, dengan mengumumkan bahwa pasangan tidak perlu lagi menunjukkan buku pendaftaran rumah tangga penduduk (resident household registration book) saat mendaftarkan pernikahan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature - Menapaki warisan Islam Melayu di Pulau Penyengat
Indonesia
•
16 Jan 2026

Mala, kuliner pedas khas China, populer di Myanmar
Indonesia
•
13 May 2023

Mata pelajaran bahasa Mandarin kian populer di Timur Jauh Rusia
Indonesia
•
04 Dec 2022

Warga Mesir berunjuk rasa di dekat perlintasan Rafah tolak relokasi warga Palestina
Indonesia
•
02 Feb 2025


Berita Terbaru

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026

Stok darah O di AS tinggal kurang dari sehari, Palang Merah umumkan krisis nasional
Indonesia
•
29 Jul 2026

Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta
Indonesia
•
29 Jul 2026

Feature – Dari Sungai Cisadane, tradisi perahu naga terus mengayuh lintas generasi
Indonesia
•
27 Jul 2026
