
Universitas Tadulako Palu terima hibah 4.000 buku dari penerbit China

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ASEAN Eng., menerima 4.000 buku dari penerbit China di Palu, Sulawesi Tengah, pada 31 Maret 2026. (Xinhua)
Universitas Tadulako di Palu telah menjalin kemitraan dengan Universitas Fuzhou di China, yang mencakup kerja sama pertukaran dosen dan mahasiswa hingga penelitian bersama.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Kerja sama di bidang akademik antara Indonesia dan China terus berlanjut, dengan Universitas Tadulako (Untad) di Palu, Sulawesi Tengah, baru-baru ini menerima sebanyak 4.000 buku yang dikirim oleh penerbit asal China, Veritas and Mercurius Publishing.
Paket buku hibah tersebut tiba di kampus Universitas Tadulako di Palu pada 31 Maret lalu. Buku bertemakan pengetahuan tentang China ini terdiri atas buku berbahasa Inggris dan Mandarin.
"Kami berterima kasih atas pemberian buku-buku ini karena mulai dari pengiriman sampai diterima di Untad, kami tidak mengeluarkan satu rupiah pun," kata Rektor Untad, Prof. Dr. Amar, ASEAN Eng., dalam keterangan resminya baru-baru ini.
Amar menyebut kehadiran ribuan buku ini akan menjadikan Untad sebagai salah satu universitas dengan koleksi literatur berbahasa Mandarin terbanyak di Indonesia sekaligus membuat perpustakaan Untad berkembang sebagai pusat literasi multibahasa di wilayah timur Indonesia.
Prof. Amar juga mengatakan buku-buku baru ini nantinya akan menunjang proses pembelajaran, terutama bagi dosen dan mahasiswa yang mempelajari bahasa Mandarin.
Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri ternama di Pulau Sulawesi, Untad saat ini juga telah menjalin kemitraan dengan Universitas Fuzhou di China, yang mencakup kerja sama pertukaran dosen dan mahasiswa hingga penelitian bersama.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Media: Angka kematian COVID-19 tunjukkan kegagalan sistem kesehatan masyarakat AS
Indonesia
•
15 Jun 2023

Ratusan warga Kampung Pasar Selasa Bogor ikut pemeriksaan kesehatan gratis dari lembaga amil SIP
Indonesia
•
01 Dec 2025

Angka kematian akibat gelombang panas di Australia berpotensi capai 6.000 jiwa per tahun pada 2100
Indonesia
•
07 May 2026

Pangkas terima pengungsi, pemerintah Swedia bakal perketat aturan imigrasi
Indonesia
•
25 Jan 2023


Berita Terbaru

Serangan Israel di Lebanon hambat respons darurat dan penyaluran bantuan
Indonesia
•
30 May 2026

Populasi Jepang catat penurunan terbesar jadi 123,05 juta jiwa pada 2025
Indonesia
•
29 May 2026

AS, Meksiko, Kanada umumkan pembatasan perjalanan terkait risiko Ebola jelang Piala Dunia 2026
Indonesia
•
29 May 2026

Feature – Mahasiswi Indonesia raup pengalaman berharga selama kuliah di China
Indonesia
•
27 May 2026
