
AS, Meksiko, Kanada umumkan pembatasan perjalanan terkait risiko Ebola jelang Piala Dunia 2026

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 10 Mei 2026 ini menunjukkan Stadion Azteca, lokasi pertandingan pembuka Piala Dunia FIFA 2026, di Mexico City, ibu kota Meksiko. (Xinhua/Li Muzi)
Kanada melarang warga dari Republik Demokratik Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan memasuki negara itu selama 90 hari. Kebijakan yang mulai berlaku pada Rabu (27/5) tersebut juga meminta pendatang dari negara-negara Afrika itu menjalani karantina selama 21 hari.
Ottawa, Kanada (Xinhua/Indonesia Window) – Amerika Serikat (AS), Meksiko, dan Kanada pada Kamis (28/5) mengumumkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang terkoordinasi terkait perjalanan bagi pelancong yang tiba dari wilayah-wilayah di Afrika yang berisiko paling tinggi terpapar virus Ebola.
Menurut pernyataan bersama yang dirilis oleh Global Affairs Canada, pendekatan terkoordinasi tersebut bertujuan melindungi warga serta jutaan pengunjung, penggemar, atlet, dan wisatawan yang diperkirakan akan menghadiri Piala Dunia FIFA 2026 mendatang.
Ketiga negara di Amerika Utara itu menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut juga bertujuan untuk menjaga perjalanan dan perdagangan di perbatasan mereka.
"Kesehatan dan keselamatan setiap orang di kawasan ini tetap menjadi prioritas tertinggi kami saat menyambut dunia ke Amerika Utara," demikian isi pernyataan trilateral tersebut.
Kanada melarang warga dari Republik Demokratik (RD) Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan memasuki negara itu selama 90 hari. Kebijakan yang mulai berlaku pada Rabu (27/5) tersebut juga meminta pendatang dari negara-negara Afrika itu menjalani karantina selama 21 hari.
Piala Dunia FIFA akan diselenggarakan bersama oleh AS, Meksiko, dan Kanada mulai 11 Juni.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jangan hilangkan rasa ingin tahu karena bisa lahirkan inovasi
Indonesia
•
26 Nov 2024

Badan PBB khawatir penutupan perlintasan Gaza merusak progres bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Mar 2025

IOM: Sembilan juta migran internasional tinggal di Mesir
Indonesia
•
09 Aug 2022

Curug Cikaung sangga kehidupan dalam sunyi
Indonesia
•
20 Dec 2019


Berita Terbaru

Populasi Jepang catat penurunan terbesar jadi 123,05 juta jiwa pada 2025
Indonesia
•
29 May 2026

Feature – Mahasiswi Indonesia raup pengalaman berharga selama kuliah di China
Indonesia
•
27 May 2026

Feature – Tradisi China hadir dalam produk kreatif bergaya anak muda
Indonesia
•
27 May 2026

China targetkan tingkat daur ulang sampah perkotaan jadi 76 persen per 2030
Indonesia
•
25 May 2026
