
UE adopsi undang-undang baru untuk tingkatkan pertahanan siber

Foto yang diabadikan pada 4 Oktober 2024 ini menunjukkan gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Undang-Undang Solidaritas Siber (Cyber Solidarity Act) dan amendemen yang direncanakan untuk Undang-Undang Keamanan Siber (Cybersecurity Act/CSA) bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan respons Uni Eropa terhadap insiden-insiden siber.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Dewan Uni Eropa (UE) pada Senin (2/12) mengadopsi dua undang-undang baru untuk meningkatkan ketahanan blok tersebut terhadap ancaman siber dan mendorong solidaritas siber yang lebih kuat di antara negara-negara anggota UE.Undang-undang baru ini, yang merupakan bagian dari paket legislatif keamanan siber UE, meliputi Undang-Undang Solidaritas Siber (Cyber Solidarity Act) dan amendemen yang direncanakan untuk Undang-Undang Keamanan Siber (Cybersecurity Act/CSA). Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan respons UE terhadap insiden-insiden siber.Regulasi baru ini juga mengatur pembentukan sistem peringatan keamanan siber yang terdiri dari pusat-pusat siber nasional dan lintas perbatasan, ungkap Dewan UE di situs webnya. Pusat-pusat ini akan memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan analisis data yang canggih untuk mendeteksi serta melawan berbagai ancaman siber.
Seorang pria memotret peralatan komputer dalam ajang Gamescom 2023 di Cologne, Jerman, pada 23 Agustus 2023. (Xinhua/Zhang Fan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Belarus dan Rusia memulai latihan angkatan udara gabungan
Indonesia
•
17 Jan 2023

Ukraina sebut PLTA Kakhovka hancur total tanpa bisa diperbaiki
Indonesia
•
07 Jun 2023

Kota tua Diriyah gerbang lampau menuju masa depan
Indonesia
•
12 Nov 2019

Terbelit kasus Epstein, mantan presiden Harvard akan berhenti mengajar
Indonesia
•
26 Feb 2026


Berita Terbaru

AS dan Iran teken MoU secara Elektronik untuk akhiri perang
Indonesia
•
16 Jun 2026

KTT G7 dibuka di tengah gelombang unjuk rasa besar-besaran
Indonesia
•
16 Jun 2026

Feature – Kesepakatan damai tercapai, warga Teheran masih menunggu bukti perdamaian
Indonesia
•
16 Jun 2026

KTT G7 akan bahas krisis geopolitik di tengah meningkatnya perpecahan
Indonesia
•
15 Jun 2026
