
Ulama Universitas Islam Madinah bekali santri Al Wafi tentang berbakti kepada orangtua

Dosen Jurusan Syariah di Fakultas Syariah Universitas Islam Madinah (UIM), Prof. Dr. Abdul Aziz Al Ahmady, menyampaikan sejumlah nasihat kepada para santri pondok pesantren Al Wafi, yang dipandu oleh Direktur pondok pesantren Al Wafi putra (mudir banin), Ustadz Ryan Hidayat, Lc., di Kampus B Al Wafi, Kota Depok Jawa Barat, pada Sabtu (30/9/2023). (Foto: Al Wafi Islamic Boarding School)
Ulama Universitas Islam Madinah, Prof. Al Ahmady, menerangkan bahwa sebuah amal ibadah dapat diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala jika telah memenuhi dua syarat, yakni ikhlas dan sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Dosen Jurusan Syariah di Fakultas Syariah Universitas Islam Madinah (UIM), Prof. Dr. Abdul Aziz Al Ahmady, baru-baru ini menyampaikan sejumlah nasihat kepada para santri pondok pesantren Al Wafi, mengenai Al-Qur’an dan berbakti kepada kedua orangtua.Nasihat dari ulama Arab Saudi tersebut disampaikan pada acara kuliah tamu yang digelar di Masjid Nida’ul Islam, Kampus B Al Wafi, Kota Depok Jawa Barat, pada Sabtu (30/9), menurut keterangan tertulis yang diterima di Bogor, Jawa Barat, pada Senin.Dalam acara yang dipandu oleh Direktur pondok pesantren Al Wafi putra (mudir banin), Ustadz Ryan Hidayat, Lc. tersebut, Prof. Al Ahmady, menekankan pentingnya mempelajari Al-Qur’an dan sunnah, serta bahayanya seseorang yang tidak memanfaatkan waktu dengan baik.Selanjutnya, ulama Universitas Islam Madinah tersebut menerangkan bahwa sebuah amal ibadah dapat diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala jika telah memenuhi dua syarat, yakni dilakukan dengan ikhlas dan sesuai dengan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam.Sehingga, lanjutnya, ibadah yang dikerjakan tanpa landasan Al-Qur’an dan sunnah tertolak, dan menjadi sia-sia.Sementara itu, mengenai sikap kepada kedua orangtua, Prof. Ahmady berharap agar para santri Al Wafi Islamic Boarding School tidak meninggalkan berbakti kepada ayah dan ibu mereka.
Santri pesantren Al Wafi Islamic Boarding School Kelas XI, Mirza, menyampaikan pertanyaan saat kuliah tamu dari guru besar Universitas Islam Madinah, di Kampus B Al Wafi, Kota Depok Jawa Barat, pada Sabtu (30/9/2023). (Foto: Al Wafi Islamic Boarding School)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB: Ribuan anak dikhawatirkan tewas akibat gempa di Turkiye dan Suriah
Indonesia
•
17 Feb 2023

PBB: Sekitar 18 juta orang di Sudan terancam kerawanan pangan akibat musim paceklik mendatang
Indonesia
•
07 Feb 2024

Negara-negara anggota WHO perpanjang pembahasan kesepakatan pandemik selama setahun
Indonesia
•
02 Jun 2024

Gelombang panas kikis pendapatan para sopir taksi di Myanmar
Indonesia
•
06 May 2024


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
