
Fosil tulang paha tyrannosaurus terpanjang di Asia ditemukan di China timur

Fosil dinosaurus terlihat di Zhucheng, Provinsi Shandong, China timur, pada 27 Agustus 2010. (Xinhua/Fan Changguo)
Tyrannosaurus terbesar di Asia saat ini masih ‘dipegang oleh’ Zhuchengtyrannus magnus, yang fosilnya ditemukan di Zhucheng, Provinsi Shandong, China timur.
Jinan, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti di Zhucheng, Provinsi Shandong, China timur, telah mengidentifikasi sebuah fosil tulang paha tyrannosaurus yang sangat besar, dengan panjang 1,21 meter.Setelah upaya analisis gabungan yang juga melibatkan paleontolog dari Amerika Serikat dan Kanada, fosil tersebut dikonfirmasi sebagai tulang paha tyrannosaurus terpanjang yang pernah ditemukan di Asia.Tim peneliti juga menemukan fosil vertebra tyrannosaurus yang sangat besar dengan lebar melebihi 28 cm. Perbandingan ukuran menunjukkan bahwa tulang vertebra ini sangat mirip dengan vertebra Sue, salah satu spesimen tyrannosaurus rex terbesar yang pernah ditemukan.Bila dikombinasikan dengan tulang paha berukuran besar tersebut, ini menunjukkan bahwa Zhucheng pernah menjadi habitat bagi tyrannosaurus yang ukurannya setara dengan Sue, yakni dengan panjang melebihi 12 meter, menurut para peneliti.Zhucheng sebelumnya pernah menjadi lokasi ditemukannya fosil yang diidentifikasi sebagai Zhuchengtyrannus magnus, yang saat ini diakui sebagai spesies tyrannosaurus yang telah dikonfirmasi di daerah tersebut."Meskipun diperlukan identifikasi lebih lanjut untuk memastikan apakah fosil-fosil baru ini termasuk dalam spesies Zhuchengtyrannus magnus yang sudah diketahui, ukuran mereka memperkuat statusnya sebagai tyrannosaurus terbesar di Asia. Fosil-fosil ini juga memberikan bukti fosil baru yang mendukung hipotesis bahwa tyrannosaurus berasal dari Asia," kata Chen Shuqing dari Pusat Penelitian Budaya Dinosaurus Zhucheng.Dikenal dengan julukan ‘kota dinosaurus China’, Zhucheng telah menjadi lokasi penemuan lebih dari 10 spesies dinosaurus baru yang diberi nama oleh berbagai institusi, termasuk Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Guangxi di China tanam lebih dari 200.000 hektare pohon per tahun selama 15 tahun
Indonesia
•
18 Aug 2023

Lebih dari 35 bayi harimau dan macan tutul lahir di taman nasional di China timur laut pada 2023
Indonesia
•
03 Apr 2024

China catat peningkatan kualitas air pada H1 2023
Indonesia
•
22 Jul 2023

Mengenal kuda Przewalski, spesies yang sempat punah di China dan kini didatangkan kembali
Indonesia
•
27 Sep 2025


Berita Terbaru

Makin suka dengan merek ‘fast food’, makin banyak gula dan lemak yang dikonsumsi? Ini kata studi
Indonesia
•
14 Sep 2026

Museum pterosaurus pertama di dunia dibuka di China, pamerkan fosil berusia 130 juta tahun
Indonesia
•
14 Sep 2026

Jantung ternyata punya ‘kalender’ sendiri, 70 persen orang ikuti ritme hingga berbulan-bulan
Indonesia
•
15 Sep 2026

MatBrain, AI China yang bisa berpikir hingga jalankan eksperimen untuk temukan material baru
Indonesia
•
14 Sep 2026
