
Trump tak tahu kapan harus akhiri perang dengan Iran

Foto yang diabadikan pada 12 April 2026 ini menunjukkan suasana jalan di Islamabad, Pakistan. (Xinhua/Wang Shen)
Iran telah menolak sebagian besar hal yang telah dibahas oleh para negosiator dalam putaran pertama pembicaraan AS-Iran di Pakistan pada April.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (22/4) mengatakan bahwa "tidak ada kerangka waktu" untuk mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran.
Tidak ada "tekanan waktu" pada perpanjangan gencatan senjata atau pembicaraan damai baru yang tertunda, kata Trump kepada Fox News.
"Orang-orang mengatakan saya ingin (segera) mengakhirinya karena pemilihan paruh waktu, itu tidak benar," ujar Trump. Dia sebelumnya mengatakan perang tersebut akan berlangsung empat hingga enam pekan setelah dimulai pada 28 Februari.
Pada Selasa (21/4), Trump mengatakan bahwa dia akan memperpanjang gencatan senjata dua pekan yang dijadwalkan berakhir pada Rabu malam waktu setempat untuk memberi lebih banyak waktu bagi Iran menyusun proposal terpadu untuk negosiasi lebih lanjut.
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada wartawan pada Rabu bahwa Trump belum menetapkan tenggat waktu untuk menerima proposal Iran. "Pada akhirnya, jangka waktu akan ditentukan oleh panglima tertinggi," ujarnya.
Trump mungkin akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama tiga hingga lima hari lagi, lapor media daring AS Axios pada Rabu, yang mengutip tiga pejabat AS.
Komandan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran Ahmad Vahidi dan para wakilnya telah menolak sebagian besar hal yang telah dibahas oleh para negosiator Iran sendiri dalam putaran pertama pembicaraan AS-Iran di Pakistan pada awal bulan ini, menurut laporan tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jerman tolak bergabung ke Dewan Perdamaian usulan Trump
Indonesia
•
22 Jan 2026

NYT: Sanksi ekonomi jadi alat diplomasi yang sukses, tetapi terkadang jadi bumerang bagi AS
Indonesia
•
26 Jul 2023

100 sampel acak Zamzam diperiksa setiap hari di Masjidil Haram
Indonesia
•
03 Apr 2022

COVID-19 – 4,3 juta orang di Inggris diperkirakan terpapar virus dalam sepekan
Indonesia
•
13 Jan 2022


Berita Terbaru

Serangan terhadap pemukim di Tepi Barat tembus 1.000 kasus tahun ini
Indonesia
•
13 Jun 2026

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol divonis 30 tahun penjara dalam kasus pengkhianatan negara
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran pastikan perundingan damai dengan AS masuki tahap akhir
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026
